Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KECERDASAN INTELEKTUAL DAN IKLIM KELUARGA DENGAN PRESTASI BELAJAR DI UPTD SMP NEGERI 17 MARUSU KAB. MAROS Sukaidah; Muh.Yunus; Husain,As
Jurnal Penelitian Multidisiplin Ilmu Vol 1 No 3 (2022): Oktober 2022
Publisher : Melati Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59004/metta.v1i3.164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hubungan antara tingkat kecerdasan intelektual dengan prestasi belajar siswa UPTD SMP Negeri 17 Marusu Kab. Maros; (2) hubungan antara iklim keluarga dengan prestasi belajar siswa dan (3) hubungan antara kecerdasan intelektual dan iklim keluarga secara simultan dengan prestasi belajar siswa. Populasi penelitian ini adalah Kelas VIII Semester I tahun pelajaran 2021/2022, yang berjumlah 104 orang. Jumlah sampel adalah 50% dari populasi, dan diambil secara acak. Data dikumpulkan melalui 3 jenis instrumen, yaitu tes kecerdasan intelektual yang terdiri dari tes kecerdasan verbal-linguistik dan tes kecerdasan logis-matematis, angket iklim keluarga, dan dokumen prestasi belajar. Analisis data menggunakan analisis inferensial yang mencakup uji prasyarat, uji korelasi, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada hubungan positif antara kecerdasan intelektual dengan prestasi belajar siswa Kelas VIII Semester I tahun pelajaran 2021/2022, yang dibuktikan oleh nilai koefisien korelasi (0,000) yang lebih kecil dari taraf signifikan (0,05) dan nilai regresi (0,657) bernilai positif; (2) tidak ada hubungan antara iklim keluarga dengan prestasi belajar siswa Kelas VIII Semester I, yang dibuktikan oleh nilai koefisien korelasi (0,914) lebih besar dari nilai signifikan (0,05) dan nilai regresi (-0,16) bernilai negative; (3) ada hubungan positif antara kecerdasan intelektual dan iklim keluarga secara simultan dengan prestasi belajar siswa Kelas VIII Semester I tahun pelajaran 2021/2022, yang dibuktikan oleh nilai koefisien korelasi (0,000) lebih kecil daripada taraf signifikan (0,05) dan nilai regresi (0,676) bernilai positif.