Sendi Hamid Maulana
Program Studi Ilmu Al-Quran Dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ISLAM DAN LIBERALISME : Perspektif Perbandingan dan Tantangan Dalam Konteks Kontemporer Sifa Aulia Nurrohman; Salsabila Aprilyani; Sendi Hamid Maulana; Wildan Bagas Hamid
Jurnal Penelitian Multidisiplin Ilmu Vol 2 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Melati Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islam dan liberalisme adalah dua konsep yang mendefinisikan dan mempengaruhi pemikiran dan praktek sosial-politik di dunia kontemporer. Islam sebagai agama yang berakar pada wahyu Al-Quran dan hadis, sementara liberalisme sebagai ideologi politik yang menekankan pada kebebasan individu dan hak asasi manusia. Makalah ini bertujuan untuk menyajikan perspektif perbandingan antara Islam dan liberalisme serta mengeksplorasi tantangan yang muncul dari hubungan antara keduanya dalam konteks kontemporer. Studi ini melibatkan analisis literatur terkait dari sumber-sumber akademik, termasuk karya-karya teoretis dan pemikiran dari para cendekiawan dan pemikir Islam dan liberal. Pertama, makalah ini akan memperkenalkan konsep dasar Islam dan liberalisme, serta nilai-nilai inti yang mereka anut. Kedua, perspektif perbandingan akan membahas persamaan dan perbedaan antara Islam dan liberalisme dalam hal konsep kebebasan, otoritas, dan peran negara. Perbandingan ini bertujuan untuk menganalisis area konflik dan keselarasan antara dua konsep tersebut. Namun demikian, perbincangan tentang Islam dan liberalisme juga menimbulkan berbagai tantangan dalam konteks kontemporer. Dalam masyarakat yang semakin global dan multikultural, ada kebutuhan untuk menggabungkan nilai-nilai universal hak asasi manusia dengan prinsip-prinsip yang diakui oleh Islam. Hal ini melibatkan tantangan dalam menginterpretasikan ajaran Islam secara kontekstual dan fleksibel tanpa mengabaikan nilai-nilai dan prinsip-prinsip mendasar agama. Tantangan lainnya terletak pada persepsi dan ketidakpahaman terhadap konsep liberalisme di dunia Muslim. Beberapa pemikir Muslim berargumen bahwa liberalisme terlalu sekuler dan bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Namun, ada juga pemikir Muslim yang mencoba untuk mengembangkan gagasan-gagasan liberalisme Islam yang berakar pada prinsip-prinsip Al-Quran dan tradisi Islam. Makalah ini akan mempertimbangkan upaya-upaya terkini dalam mencapai pemahaman yang lebih baik dan harmonis antara Islam dan liberalisme, baik melalui dialog dan diskusi antaragama maupun melalui pemikiran intelektual dan reinterpretasi teks-teks agama. Kesimpulan makalah ini akan menyoroti pentingnya menjembatani kesenjangan pemahaman dan mencari keselarasan antara nilai-nilai Islam dan prinsip-prinsip liberalisme dalam konteks kontemporer yang kompleks ini.