Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sintesis Adsorben dari Kulit Kolang-Kaling (Arenga pinnata) pada Limbah Elfandra Pramudita Laksono; Sunardi Sunardi; Herawati Oktavianty
BIOFOODTECH : Journal of Bioenergy and Food Technology Vol. 1 No. 01 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55180/biofoodtech.v1i1.222

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pembuatan arang aktif dari kulit kolang-kaling (Arenga pinnata). Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan arang aktif dari kulit kolang-kaling yang akan digunakan sebagai adsorben pada limbah buatan. Penelitian ini menggunakan rancangan percobaan blok lengkap dengan dua faktor yaitu rasio berat arang aktif dan jumlah pelarut H3PO4 (1:1%w/v; 1:1.5%w/v; 1:2%w/v), dan variasi konsentrasi pelarut H3PO4 (20%; 40%; 60%). Analisis BET dilakukan pada adsorben untuk mengetahui luas permukaan adsorben serta dilakukan analisis kadar abu pada arang aktif yang dihasilkan. Adsorben sebanyak 1 gr dimasukkan ke dalam 100 ml limbah buatan yang mengandung ion logam Pb dan Mn. Kemudian diaduk dan didiamkan selama 3 jam, kemudian dilakukan analisis logam ion Pb dan Mn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adsorpsi ion logam Pb dan Mn masing-masing adalah 92,95% dan 22,63% dihasilkan. Hal ini menunjukkan bahwa aktivasi asam yang digunakan pada karbon aktif dapat meningkatkan luas permukaan adsorben yang dihasilkan sehingga mampu mengadsorbsi pengotor dengan baik. Luas permukaan adsorben yang digunakan yang menghasilkan adsorpsi terbaik adalah 11,272 m2/g, dengan kadar abu sebesar 7,891%.
Karakteristik Sabun Mandi Transparan Lidah Buaya (Aloe vera) dengan Variasi Waktu Pencampuran Aan Setiyawan; Sunardi; Herawati Oktavianty
BIOFOODTECH : Journal of Bioenergy and Food Technology Vol. 1 No. 02 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55180/biofoodtech.v1i02.314

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pembuatan sabun mandi transparan lidah buaya (Aloe vera) yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi waktu pencampuran minyak dan larutan NaOH serta jumlah penambahan gel lidah buaya terhadap karakteristik sabun transparan yang  dihasilkan. Selain itu juga untuk mengetahui kesesuaian karakteristik sabun mandi transparan yang dihasilkan terhadap syarat mutu SNI. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan rancangan blok lengkap yang dengan dua faktor. Faktor pertama adalah variasi waktu pencampuran minyak dan larutan NaOH , terdiri dari A1=15 menit, A2=20 menit, dan A3=25 menit. Faktor kedua adalah jumlah penambahan gel lidah buaya, terdiri dari B1=1%, B2=2%, dan B3=3%. Analisis terhadap sabun mandi transparan yang dihasilkan meliputi: kadar air, pH, asam lemak bebas, alkali bebas, lemak tak tersabunkan, ketinggian busa. Hasil penelitian menunjukkan faktor A (variasi pencampuran) berpengaruh terhadap analisis pH, kadar air, lemak taktersabunkan, uji kesukaan aroma dan uji kesukaan tekstur namun tidak berpengaruh terhadap analisis asam lemak bebas, alkali bebas, lemak taktersabunkan dan tinggi. Faktor B (penambahan lidah buaya) berpengaruh terhadap analisis pH namun tidak berpengaruh terhadap analisis  kadar air, asam lemak bebas, alkali bebas, lemak taktersabunkan dan tinggi busa. Hasil terbaik ditunjukkan pada sampel A2B1 dengan nilai pH 9,82, asam lemak bebas 1,67%, kadar air 12,51% dan alkali bebas 0,08% memenuhi standar SNI 3532-2016, sedangkan lemak taktersabunkan dengan nilai 0,84% tidak memenuhi SNI 3532-2016.
Karakteristik Permen Keras Ekstrak Daun Jambu Biji dengan Variasi Perbandingan Sukrosa dan Sirup Glukosa Suhardiyanto Suhardiyanto; Ngatirah Ngatirah; Herawati Oktavianty
BIOFOODTECH : Journal of Bioenergy and Food Technology Vol. 2 No. 02 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55180/biofoodtech.v2i02.658

Abstract

This research is about making hard candy from guava leaf extract and variations in the ratio of sucrose and glucose syrup which aims to determine the effect of variations in the ratio of sucrose and glucose syrup on the quality of guava leaf extract candy, determine the influence of guava leaf types on the quality of guava leaf hard candy, and obtain guava leaf types and sucrose and glucose syrup ratios that produce guava leaf candy favored by panelists and that meets the Indonesian National Standard (SNI). The research design used in this study is the Complete Block Design (RBL) with two Factor 1 Factors Sucrose Comparison: Glucose Srisup with each treatment level as follows: A1= 50:50, A2= 75:25, and A3= 85:15 and 2nd Factor – types of guava fruit parts with each level of treatment as follows: B1= Old guava leaves, B2= Young guava leaves and B3= Young guava leaves: old guava leaves (1: 1). The analysis carried out was water content, ash content, sugar reduction, antioxidant activity, phenol, Vitamin C, texture, and sensory tests (color, aroma. texture, and taste). The results of this study showed that variations in the ratio of sucrose: glucose syrup had a significant effect on the analysis of reduced sugar, vitamin C, and sensory tests of color, flavour, and Taste, but did not have a significant effect on the analysis of water content, ash content, antioxidants, phenols, texture, and sensory tests (texture). Guava leaf extract has a significant effect on the Sensory Test (Color) and has no real effect on the analysis of water content, ash content, reduction sugar, antioxidants, phenols, vitamin C, Texture, and Sensory tests (Texture, flavourma, and Taste) and variations in the ratio of sucrose with glucose syrup and the addition of guava leaf extract have a level of preference ranging from 3.86 – 4.10 where the value is also the same as Neutral so that in this manufacture the panelists have taste or the same liking for all samples