Fajarina Lathu Asmarani
Respati University of Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan Lansia Mengenai Osteoporosis Melalui Pemberian Pendidikan Kesehatan Dengan Media Audio Visul Di Desa Karangbendo Bantul Yogyakarta Fajarina Lathu Asmarani
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 6 No 1 (2019): JANUARY 2019
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v6i1.261

Abstract

Kejadian osteoporosis pada lansia dapat dicegah melalui perilaku hidup sehat. Perilaku hidup sehat didukung oleh pengetahuan. Salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan lansia adalah melalui penyuluhan kesehatan audio-visual. Kelebihan pendidikan kesehatan audio visual adalah membuat cara  berkomunikasi menjadi efektif, terjangkau, dan materi menarik perhatian serta mudah untuk dipahami. Hal ini akan lebih memudahkan pemberian informasi kepeda lansia mengingat lansia mengalami penurun pada kognitif, penglihatan dan pendengaran. Di Desa Karangbendo selama ini belum pernah dilakukan penyuluhan kepada lansia dengan topik osteoporosis. Tujuan penelitian ini untuk membuktikan secara ilmiah peningkatan pengetahuan lansia mengenai osteoporosis melalui pemberian pendidikan kesehatan dengan media audio visul di desa karangbendo bantul Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah  quasi experimental dengan rancangan one group pre and posttest. Total sampling dengan 42 lansia. Analisa data menggunakan paired sample t-test. Membandingkan pengetahuan lansia menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah diberikan satu kali pendidikan kesehatan audiovisual. Hasil Penelitian menunjukkan rerata pengetahuan sebelum diberikan pendidikan kesehatan sebesar 65.60 dan sesudah diberikan pendidikan menjadi 74.17 dengan nilai signifikasi 0.001 (P<0.05). Kesimpulannya ada peningkatan pengetahuan lansia mengenai osteoporosis melalui pemberian pendidikan kesehatan dengan media audio visul di desa karangbendo bantul yogyakarta.
Pengaruh Terapi Meditasi Terhadap Kejadian Hipertensi Pada Lansia Di BPSTW Provinsi Di Yogyakarta Unit Budi Luhur Kasihan Bantul Fajarina Lathu Asmarani
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5 No 1 (2018): JANUARY 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v5i1.176

Abstract

Hipertensi akan menjadi masalah serius jika tidak segera ditangani namun dengan mengkonsumsi obat antihipertensi dapat memberikan dampak negatif. Terapi non farmakalogi merupakan alternatif pengobatan hipertensi dengan menciptakan keadaan rileks melalui meditasi. Meditasi merupakan latihan diri diarahkan untuk  bersantai tubuh dan menenangkan pikiran sehingga pasien jadi lebih punya motivasi dan sugesti untuk sembuh. Meditasi lebih menguntungkan karena pasien tidak bergantung pada obat. Tujuan penelitian ini adalah pembuktian ilmiah tentang pengaruh Terapi Meditasi Terhadap Kejadian Hipertensi Pada Lansia Di BPSTW Provinsi DI Yogyakarta Unit Budi Luhur Kasihan Bantul. Penelitian ini menggunakan metode Quasy experimental one group pre post test. Pengukuran tekanan darah menggunakan tensi digital, dilakukan sebelum dan sesudah pemberian meditasi selama 7 hari. Teknik sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tekanan darah sistolik sebelum terapi adalah 140,20 mmHg, dan menurun menjadi 130,39 mmHg setelah intervensi. Rata-rata tekanan darah sistolik sebelum terapi 81,89 mmHg dan setelah intervesi menurun menjadi 77,86 mmHg. Perbedaan tekanan darah sistolik pre dan post intervensi sebesar 20,028 dengan α 0,000. Tekanan darah diastolik sebesar 4,028 dengan α 0,028. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh terapi meditasi terhadap tekanan darah pada lansia di BPSTW Provinsi DIY Unit Budi Luhur, Kasongan, Bantul