Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Kepala Sekolah dalam memanajerial kurikulum di Madrasah Tsanawiyah (MTS) Samailul Huda, Demak As'ad; Fatimah
SINAU : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 01 (2023): Reguler Issue
Publisher : Lancar Media Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to analyze the role of the school principal in managing the curriculum at Samilul Huda Madrasah (MTs) Mlaten Village, Mijen District, Demak Regency. This research uses a qualitative approach and the method used is a case study which aims to photograph events, facts, data, and incidents regarding curriculum management at the school. Sources of data from this study were the principal as the key informant (main source) and all MTs Samal Huda teachers. The techniques and procedures for data collection were carried out by means of in-depth interviews, observations or observations of researchers in field activities, and analysis of documents related to the object of this research. The results of the study can be concluded that there are three roles that are quite effective for the principal in managing the curriculum (1) planning consisting of technical and teacher understanding, (2) implementing the curriculum in class learning (3) and evaluating learning outcomes and class learning.Keywords: curriculum, planning, implementation, evaluation.
Pelatihan Pembelajaran Membaca Al-Qur’an Melalui Irama di Pesantren Tahfidz Ar-Rahmani Ciputat Asad; Fatimah; Irfan Ananto; Nana Suyana
Darma Cendekia Vol. 4 No. 2 (2025): Darma Cendekia
Publisher : CV Buana Prisma Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60012/dc.v4i2.187

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa pelatihan pembelajaran membaca Al-Qur’an melalui irama di Pesantren Tahfidz Ar-Rahmani Ciputat Tangerang Selatan bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan para santri belajar membaca Al-Qur’an dengan irama (naghom). Hampir semua santri di lembaga tersebut mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, benar, dan lancar, tetapi membacanya standar dan tanpa berirama (naghom). Target khusus yang ingin dicapai adalah santri terampil membaca Al-Qur’an dengan irama, khususnya irama jiharkah. Adapun peserta pelatihan pembelajaran membaca Al-Qur’an melalui irama adalah santri-santri pesantren tahfidz Ar-Rahmani dan metode yang digunakan adalah pelatihan dengan 70 persen praktik dan 30 persen teori. Luaran yang dihasilkan dalam kegiatan ini adalah artikel yang nantinya akan diberikan kembali kepada peserta pelatihan. Untuk mengukur pengetahuan dan keterampilan kegiatan ini, tim PKM akan memberikan angket kepada peserta pelatihan dengan tujuan untuk mengukur pengetahuan dan keterampilan sebelum dan sesudah pelatihan.