Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

LEVEL OF KNOWLEDGE ABOUT SEXUAL EDUCATION AMONG TEENAGERS AT PPA EMAUS GBI EMAUS WONOSARI PAGU KEDIRI Rimawati; Indraningrum Fitria
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 1 No. 2 (2023): July - December 2023
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ez-sci-bin.v1i2.17

Abstract

Teenagers who are not incorporated with accurate information about sexuality can be immersed into sexual intercourse outside marriage, resulted in increasing number of pregnancy outside of marriage as well as sexual transmitted diseases (Suarta 2022). The topic of this study is ”Level of knowledge for sexual education among teenagers in PPA Emaus GBI Emaus at Wonosari, Pagu, Kediri”. The aim of this study is to identify the level of knowledge for sexual education. This study used simple descriptive design using questionnaire as the tool. The study was done at PPA Emaus GBI Emaus Wonosari Kediri with 33 respondents as the sample. The study showed that more than half of the respondents (56,5%) have high level of knowledge, while the rest respondents (43,5%) have moderate level. Therefore, this study recommends to do further study with larger number of respondents.
EDUKASI TENTANG KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN MAHASISWA Elisabeth Fransiska Sibarani; Indraningrum Fitria
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v8i1.599

Abstract

Rumah sakit sebagai tempat menyediakan layanan kesehatan bagi masayarakat, merupakan tempat yang sarat dengan teknologi mutakhir dan peralatan medis yang berpotensi menimbulkan bahaya bagi SDM, pasien, pengunjung rumah sakit dan masyarakat di sekitar rumah sakit.Oleh sebab itu perlu diupayakan yang berkesinambungan untuk meminimalkan Penyakit Akibat Kerja (PAK) dan Kecelakaan Akibat Kerja (KAK) melalui K3 RS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa mengenai K3RS agar mahasiswa saat praktek di rumah sakit dapat terhindar dari PAK dan KAK di rumah sakit. Penelitian melibatkan 55 responden mahasiswa. Desain penelitian menggunakan analisis deskriptif untuk melihat gambaran tingkat pengetahuan mahasiswa mengenai K3 Rumah Sakit. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa (48) orang memiliki nilai yang tergolong baik 80-100.
Pengaruh Stigma Sosial dan Efektivitas Model Edukasi Fast dalam Meningkatkan Kepatuhan Pengobatan Pasien Tuberkulosis di Layanan Kesehatan Primer Aries Wahyuningsih; Indraningrum Fitria; Lucky Sarjono Buranda
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i12.23477

Abstract

ABSTRACT Stigma remains a critical barrier to successful tuberculosis (TB) treatment adherence, particularly in primary health care settings. This study aimed to examine the influence of social stigma on TB treatment adherence and to evaluate the effectiveness of the FAST educational model (Familiné Andum Semangat Tumandhang) in reducing stigma and improving adherence. A quasi-experimental one-group pretest–posttest design was conducted among 40 pulmonary TB patients and their primary family supporters in community health centers in Kediri City, using purposive sampling. Data were collected using the Tuberculosis Stigma Scale and the Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Results indicated a significant reduction in stigma scores from 94.60 to 74.78 (t = 4.372; p 0.001) and a significant improvement in adherence scores from 2.05 to 1.13 (t = 9.505; p 0.001). The findings confirm that social stigma significantly influences treatment adherence. The FAST model effectively reduces stigma and enhances adherence through culturally and family-centered education. Integrating this model into routine TB care is recommended to support national TB control goals. Keywords: Tuberculosis, FAST Educational Model, Treatment Adherence, Stigma, Family-Based Intervention, Primary Health Care  ABSTRAK Stigma masih menjadi penghalang utama dalam keberhasilan kepatuhan pengobatan tuberkulosis, khususnya di layanan kesehatan primer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stigma sosial terhadap kepatuhan pengobatan tuberkulosis serta mengevaluasi efektivitas model edukasi FAST (Familiné Andum Semangat Tumandhang) dalam menurunkan stigma dan meningkatkan kepatuhan. Desain penelitian yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan pendekatan one-group pretest–posttest, melibatkan 40 pasien tuberkulosis paru yang menjalani terapi di puskesmas wilayah Kota Kediri, masing-masing didampingi oleh satu anggota keluarga sebagai pendukung utama. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner Tuberculosis Stigma Scale dan Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan pada skor stigma dari 94,60 menjadi 74,78 (t = 4,372; p 0,001) serta peningkatan signifikan pada skor kepatuhan dari 1,13 menjadi 2,05 (t = 9,505; p 0,001). Sebagian besar peserta awalnya mengalami tingkat stigma sedang (50%) dan kepatuhan rendah (37,5%), yang keduanya meningkat setelah intervensi. Temuan ini menegaskan bahwa stigma sosial berperan penting sebagai determinan kepatuhan pengobatan. Model edukasi FAST terbukti efektif dalam menurunkan stigma dan meningkatkan kepatuhan melalui pendekatan edukasi berbasis keluarga dan budaya. Integrasi model FAST dalam program rutin perawatan TB direkomendasikan untuk mempercepat pencapaian target eliminasi TB nasional. Kata Kunci: Tuberkulosis, Model Edukasi FAST, Kepatuhan Terapi, Stigma Sosial, Intervensi Keluarga, Layanan Kesehatan Primer.