Herry Hermawan
Universitas Swadaya Gunung Djati Cirebon

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Manajemen Proyek Pembangunan Jalur Ganda Jalan KA Lintas Selatan Jawa Hendi Sumaryono; Herry Hermawan
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 8 No 1 (2019): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2019)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v8i1.3757

Abstract

ABSTRAKManajemen proyek merupakan usaha untuk menggunakan sumber daya secara efisien, efektif dan tepat waktu dalam menyelesaikan suatu proyek yang telah ditentukan / direncanakan. Ada 3 kegiatan dari fungsi dasar manajemen proyek yaitu perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian. Dari ketiga kegiatan tersebut dilakukan pengendalian terhadap sumber daya pada suatu proyek yang meliputi tenaga kerja, peralatan, bahan, uang dan metode.Pada proyek “Pembangunan Jalur Ganda Jalan  KA Lintas Selatan Jawa KM 103+000 s/d KM 107+100 antara Jombang - Madiun Sepanjang 4,1 km’sp Lintas Surabaya – Solo (Paket JGJM-7)” ini membutuhkan manajemen proyek yang dapat memastikan bahwa proyek ini berjalan sesuai dengan yang telah direncanakan.Hasil dari metode CPM, Barchart dan Kurva S didapatkan bahwa perencanaan waktu pelaksanaan proyek ini adalah 780 hari dengan perkiraan biaya Rp  66.917.849.000,-. Kata Kuci :Manajemen Proyek, Biaya dan Waktu, Metode Barchart, Metode Kurva S, Critical Path Method (CPM) ABSTRACTProject management is an effort to use resources efficiently, effectively and on time in completing a project that has been determined / planned. There are 3 activities from the basic functions of project management, namely planning, implementation and control. Of the three activities carried out control of resources on a project that includes labor, equipment, materials, money and methods.In the project “Pembangunan Jalur Ganda Jalan  KA Lintas Selatan Jawa KM 103+000 s/d KM 107+100 antara Jombang - Madiun Sepanjang 4,1 km’sp Lintas Surabaya – Solo (Paket JGJM-7)” this requires project management that can ensure that this project runs as planned.The results of the CPM method, Barchart and S Curve found that the planning time for the implementation of this project was 780 days with an estimated cost of Rp. 66,917,849.000,- Keyword:Project Management, Cost and Time, Barchart Method, S Curve Method, Critical Path Method (CPM)
Analisis Peningkatan Jalan Pada Ruas Jalan Kuningan - Banjarharja Apriyanto Rahmat; Herry Hermawan
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 1 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i1.3768

Abstract

ABSTRAKRuas jalan Luragung – Cibingbin merupakan prasarana transportasi alternative Kabupaten Kuningan Menuju Provinsi Jawa Tengah dan sebaliknya, saat ini kondisi ruas jalan ini mempunyai lebar hanya 6 m dilihat dari kondisi fisiknya jalan ini tidak mencerminkan statusnya yang merupakan jalan Provinsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambar peningkatan yang terjadi, untuk meningkatkan volume lalu lintas di ruas jalan tersebut dab besarnya presentase kendaraan yang melintasi ruas jalan Luragung- Cibingbin.Daerah ruas jalan Luragung – Cibingbin memiliki intensitas curah hujan yang cukup tinggi, yaitu berkisar antara 1000 – 5000 mm/tahun. Daerah ini berada dikelandaian jalan > 10% dan memiliki presentase kendaraan sebesar > 30%. Setelah melakukan analisis dan perhitungan diketahui tebal lapisan tambahan pada ruas jalan Luragung – Cibingbin adalah 13 cm dengan jenis aspal Laston  590.Kata Kunci:Pelebaran Jalan, Lapisan Tambahan, Volume Lalu LintasABSTRACT               Roads Luragung - Cibingbin an alternative transportation infrastructure District Brass Towards Central Java and vice versa, the current condition of this road has a width of only 6 m seen from his physical condition does not reflect the status of this road which is a provincial road. The purpose of this study was to get a picture of that increase occurring, to increase the volume of traffic on these roads dab the size of the percentage of vehicles that cross the road Luragung- Cibingbin.               After doing the analysis and calculation of the additional layer of known thickness on roads Luragung - Cibingbin is 13 cm with the type of asphalt Laston 590.Keywords : Widening Road, Layer Supplement, Volume Traffic
Analisis Pengembangan dan Peningkatan Jalan Pada Ruas Jalan Lemahsugih – Wado Abih Maulana Bahari; Herry Hermawan
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 2 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i2.3776

Abstract

ABSTRAKRuas jalan Lemahsugih – Wado ialah jalan Kolektor kelas III (tiga) 2 lajur 2 arah tak terbagi (2/2 UD) dengan lebar jalan 5 meter dan bahu jalan 1 meter yang memiliki kondisi geometrik jalan dengan kelandaian jalan yang naik turun dan berkelok-kelokmerupakan jalur alternatif yang menghubungkan Kabupaten Majalengka dengan Kabupaten Sumedang. Tujuan analisisiniyaitu mendapatkan prediksi pertumbuhan lalu lintas untuk beberapa tahun yang akan datang sehingga didapat pelebaranjalan yang sesuai pada tahun tersebut yang dapat bermanfaat bagi perkembangan potensi yang ada di daerah tersebut.Dengan pertumbuhan lalu lintas sebesar 15 %, ruas Jalan Lemahsugih – Wado sebelum dilakukan pelebaran pada 7 tahun yang akan datang memiliki pertambahan volume sebesar 1886 smp/jam dengan DS (Degree of Saturation) ≥ 1 atau Density mencapai 100%. Diperlukan peningkatan jalan berupa pelebaran jalan sebesar 7 meter dengan tebal lapisan permukaantambahan13,5 cm menggunakan Laston (MS 590) untuk mengantisipasi pertumbuhan lalu lintas yang ada.Kata kunci :Derajat Kejenuhan,Kapasitas Jalan,Pertumbuhan Volme Lalu Lintas,Volume Lalu Lintas, Perkerasan Jalan, Potensi Wilayah.ABSTRACTRoads Lemahsugih - Wado is a collector road class III (three) two-lane two way undivided (2/2 UD) with a road width of 5 meters and 1 meter road shoulder which has a geometric shape with the flatness of the road up and down and winding an alternative route connecting Majalengka Regency with Sumedang Regency. The purpose of this analysis is to get traffic growth forecast for some years to come in order to get the corresponding widening of the year which could be beneficial to the development potential in the area.With a traffic growth of 15%, Jalan Lemahsugih - Wado before widening to 7 years to come have added a volume of 1886 smp / hour with DS (Degree of Saturation) ≥ 1 or density reaches 100%.Necessary road improvements such as widening the roadby 7meters with additional surface layer thickness of 13.5cm using Laston(MS 590) to anticipate the growth of existing traffic. Keywords:Degree of Saturation, Highway Capacity, GrowthvolmeTraffic, Traffic Volume, Pavement, Potential Areas.
Perencanaan Jalan Alternatif Tukmudal – Kalisapu Harman Jatmiko; Herry Hermawan
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 3 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i3.3790

Abstract

ABSTRAKPerencanaan jalan alternatif merupakan salah satu upaya meningkatkan berbagai jenis kegiatan dan menunjang kelancaran lalu lintas pada daerah-daerah sehingga untuk menjangkau daerah yang satu dengan daerah yang lain lebih efisien dan efektif. Sebagai langkah awal diperlukan suatu perencanaan teknik yang cermat sehingga menghasilkan detail disain jalan yang tepat dan efisien untuk memenuhi standar yang ditetapkan.Perencanaan ini bertujuan untuk : (1) Mengalihkan arus kendaraan untuk arah Kuningan-Sumber-Palimanan ataupun arah Palimanan-Sumber-Kuningan tanpa harus melalui jalan Plered, (2) Meningkatkan mobilitas angkutan manusia dan barang di sepanjang Jalur Alternatif dan (3) Meningkatkan pelayanan prasarana transportasi kepada masyarakat pengguna jalan. Metode yang digunakan adalah deskriptif evaluatif, yaitu metode studi yang mengevaluasi kondisi obyektif/apa adanya pada suatu keadaan yang sedang menjadi obyek studi. Teknik pengumpulan data digunakan adalah review dokumen dan survey lapangan, serta studi kepustakaan. Analisis data yang digunakan analisis deskriptif.Kata Kunci    :  Perencanaan, Jalan Alternatif Kabupaten Cirebon ABSTRACTPlanning an alternative path is one way to increase the variety of activities and support the smooth running of traffic on these areas so as to reach a region to another region more efficient and effective. As an initial step required a careful technical planning so as to produce detailed design appropriate and efficient way to meet the standards set.This plan aims to: (1) Switch the current vehicle's direction of Brass-Source-palimanan or directions palimanan-Source-Brass without having to go through the road Plered, (2) Increasing the mobility of transport of people and goods along the Alternate Line and (3) Improve services transport infrastructure to the user community road. The method used is descriptive evaluative study evaluating the method of objective conditions / what a situation that has become the object of study. Data collection techniques used were document review and field survey and literature study. Data analysis used descriptive analysis. Keywords        : Planning, Alternative Way Cirebon 
ANALISIS PENINGKATAN JALAN PADA RUAS JALAN LURAGUNG - CIDAHU Ferri Ramdhani; Herry Hermawan
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 5 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (AGUSTUS 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i5.3812

Abstract

ABSTRAKRuas jalan Luragung-Cidahu merupakan jalur alternatif. Sehingga, peningkatan pada ruas jalan Luragung-Cidahu direncanakan untuk lebih memaksimalkan kinerja jalan tersebut.Proses analisis dimulai dari pengumpulan data dengan melakukan survey lapangan. Adapun data sekunder untuk mendukung proses analisis seperti data statistikdan data teknis jalan yang didapat dari dinas-dinas terkait.Dari hasil analisis, dapat di simpulkan bahwa, secara teknis, ruas jalan Luragung-Cidahu masih layak untuk dilalui.Namun, secara non teknis ruas jalan Luragung-Cidahu memiliki trase jalan yang sangat rumit yang membuat ruas jalan ini berkelok-kelok dengan sudut tikungan yang sangat besar serta lembah yang curam.Kondisi ini membuat faktor keamanan dan kenyamanan ruas jalan tersebut sangat rendah.Maka dari itu, sebagai solusinya, ruas jalan Luragung-Cidahu perlu di tingkatkan kemanan dengan cara menambah bangunan pelengkap jalan dan rambu-rambu lalu lintas agar pengguna jalan bisa melalui jalan tersebut dengan aman dan nyaman. Kemudian, untuk meningkatkan indeks permukaan jalan, hasil perhitungan  menunjukkan ruas jalan Luragung-Cidahu perlu diberi lapis tambahan (overlay) setebal 4cm.Kata kunci : Peningkatan, analisis, aman. ABSTRACTLuragung-Cidahu is an alternative road. So that the enhancement of Luragung – Cidahu road is planned to maximize the permomance of the road. The analysis process started from collecting data with doing field survey as for secondary data to support the analysis process such as statistics data and technical data are obtained from related agencies.From the analysis, it can be concluded that technically Luragung – Cidahu road is still driveable. But, non-technically Luragung – Cidahu road has a complicated trace that make this road is winding with big angle bend and steep valley. This consitions make the safety and the convenience factor of this road is really bad. Therefore, as the solution, Luragung – Cidahu road needs to be enhanched for the safety with builds more complementary road marking and traffic signs in order to make the road users drive safely and comfortly. Then, to enhance the index of the road surface, the calculations result shows that   Luragung – Cidahu road need to be given an additional layer (overlay) 4cm of thick.Keywords : enhancement, analysis, safe.