Alat berat harus digunakan secara efektif dan efisien sehingga perlu diketahui kemampuan alat, jenis alat, kapasitas produksi alat, serta biaya operasional alat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan optimalisasi penggunaan alat berat yang tepat dan agar kinerja alat berat yang digunakan efektif dan efisien dari segi biaya ataupun waktu pada pekerjaaan galian dan timbunan proyek pembangunan jalan tol Semarang-Demak paket 2. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif deskriptif. Metode kuantitatif deskriptif merupakan teknik pengumpulan data dengan metode survei atau mendapatkan informasi langsung dari lapangan dengan wawancara terstruktur. Dari analisa penelitian ini diketahui hasilnya bahwa penggunaan alat berat yang ada dilapangan memerlukan biaya sebesar Rp. 8.940.479.125,60- dengan nilai produktifitas pada pekerjaan galian 6 unit Bulldozer sebesar 4766,4 m3/hari, 10 Excavator sebesar 9820,8 m3/hari, dan 20 unit Dumptruck sebesar 3964 m3/hari. Pada pekerjaan timbunan 10 unit Bulldozer sebesar 7944 m3/hari, 3 Motor Grader sebesar 8165,4 m3/hari, dan 6 unit Vibrating Roller sebesar 17280 m3/hari. Apabila Alat berat pada pekerjaan galian dan timbunan ini bekerja secara 100% maka hanya pekerjaan ini akan membutuhkan waktu 161 hari. Alternatif I memerlukan biaya sebesar Rp. 8.880.357.720,00- dengan jangka waktu 112 hari. Nilai produktifitas Pekerjaan Galian 8 unit Bulldozer sebesar 6355,2 m3/hari, 12 Excavator sebesar 11784,96 m3/hari, dan 25 unit Dumptruck sebesar 4955 m3/hari. Pada pekerjaan timbunan 13 unit Bulldozer sebesar 10327,2 m3/hari, 5 Motor Grader sebesar 13609 m3/hari, dan 10 unit Vibrating Roller sebesar 28800 m3/hari. Alternatif II pada Pekerjaan Galian didapatkan nilai produktifitas 7 unit Bulldozer sebesar 5560,8 m3/hari, 10 Excavator sebesar 9820,8 m3/hari, dan 25 unit Dumptruck sebesar 4955 m3/hari. Pada pekerjaan timbunan 15 unit Bulldozer sebesar 11916 m3/hari, 5 Motor Grader sebesar 13609 m3/hari, dan 10 unit Vibrating Roller sebesar 28800 m3/hari. Penggunaan alat berat dengan alternatif ini mengeluarkan biaya sebesar Rp. 8.898.045.185,60- dan dapat terselesaikan apabila alat berat bekerja 100% dengan jang waktu 109 hari. Alternatif III apabila alat bekerja 100% maka biaya yang perlu dikeluarkan sebesar Rp. 8.897.267.383 dengan waktu 115 hari. Pada Pekerjaan Galian dan nilai produktifitas 8 unit Bulldozer sebesar 6355,2 m3/hari, 9 Excavator sebesar 8838,72 m3/hari, dan 23 unit Dumptruck sebesar 4558,6 m3/hari. Pada pekerjaan timbunan 13 unit Bulldozer sebesar 10327,2 m3/hari, 5 Motor Grader sebesar 13609 m3/hari, dan 10 unit Vibrating Roller sebesar 28800 m3/hari. Dari hasil analisa tersebut dapat disimpulkan bahwa Produktivitas alat berat yang diperlukan agar perkerjaan galian dan timbunan pada proyek pembangunan jalan tol Semarang-Demak paket 2 optimal adalah dengan menggunakan Alternatif II. Hal ini terbukti pada hasil analisa biaya yang telah dilakukan penggunaan alat berat alternatif II lebih efisien dan efektif dari segi biaya dan waktu. Keyword: Pekerjaan, Konstruksi, Alat, Biaya, Efektif, Efisien