Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMANFAATAN CHITOSAN DARI LIMBAH UDANG GALAH SEBAGAI EDIBLE COATING BUAH TOMAT DENGAN VARIASI WAKTU PENYIMPANAN Nenengsih Verawati; Nur Aida; Khairul Muttaqin
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 8 No. 3: July 2020
Publisher : Department of Food Science and Biotechnology, Faculty of Agriculture Technology, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2020.008.03.3

Abstract

Limbah kulit dan kepala udang mengandung senyawa kitin yang bermanfaat dalam bidang pangan. Sintesis kitin menjadi chitosan dapat bermanfaat sebagai edible coating pada buah tomat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kadar air, abu dan protein pada chitosan cangkang udang galah dan mengetahui pengaruh penambahan chitosan terhadap lama penyimpanan buah tomat. Analisis data dalam penelitian menggunakan Rancang Acak Kelompok (RAK) dua faktor yaitu lama penyimpanan tomat dengan 5 taraf, yaitu 0; 3; 6; 9; dan 12 hari, dan konsentrasi serbuk chitosan dengan 4 taraf, yaitu 0%; 1%; 1.5% dan 2%. Hasil analisis chitosan yaitu kadar air 7.90%; abu 3.72% dan protein 4.01%. Penambahan konsentrasi chitosan memberikan pengaruh terhadap jumlah dissolved solids, susut berat, total acidity dan vitamin C selama penyimpanan buah tomat. 
Pengaruh Perbandingan Jenis Jahe dan Konsentrasi Jahe pada Karakteristik Kimia, Mikrobiologi Minuman Herbal Tradisional Minaserua Nenengsih Verawati; Nur Aida; A. Yani
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 7 No 4 (2023): G-Tech, Vol. 7 No. 4 Oktober 2023
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/gtech.v7i4.3387

Abstract

Minuman herbal merupakan minuman yang terbuat dari beberapa rempah-rempah yang sudah lama dikembangkan oleh nenek moyang sebagai minuman untuk meningkatkan daya imun tubuh. Rempah yang umumnya digunakan adalah jahe. Minuman herbal minaserua adalah minuman herbal tradisional daerah Bima Nusa Tenggara Barat. Minuman ini terbuat dari tape ketan, blondo kelapa, gula merah dan penambahan beberapa jenis rempah yaitu jahe, pala, kayu manis, cengkeh, cabe jawa. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kualitas fisik, kimia dan mikrobiologis pada minuman tradisional minaserua. Penelitian terdiri 2 faktor yaitu jenis jahe dan konsentrasi jahe. Jenis jahe terdiri dari jahe merah dan jahe putih sedangkan konsentrasi jahe terdiri dari 5%, 7%, 10% dan 13%. Hasil penelitian menunjukkan nilai pH tertinggi diperoleh pada jahe putih dengan konsentrasi 5% dan terendah pada jahe merah dengan konsentrasi 13%, nilai viskositas tertinggi pada jahe putih 13% dan terendah pada jahe merah 5%, hasil uji mikrobiologi menunjukkan negative koliform maupun E.coli.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif IG dan CBL untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Statistik Deskriptif Aida, Nur; Verawati, Nenengsih; Pratiwi, Indra; Muttaqin, Khairul
JKPM (Jurnal Kajian Pendidikan Matematika) Vol 8, No 2 (2023): JKPM (Jurnal Kajian Pendidikan Matematika)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jkpm.v8i2.17828

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa pada materi statistika deskriptif melalui penerapan model pembalajaran Kooperatif GI dan model CBL. Metode dalam penelitian ini berupa eksperimen semu dengan desain non-randomized control group pretest-posttes design. Penentuan sampel dilakukan dengan sistem non-random secara convenience diperoleh mahasiswa tahun akademik 2022/2023 yang berjumlah dua kelas yaitu kelas A sebagai kelas Kooperatif GI dan kelas B sebagai kelas CBL. Teknik analisis data untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsep dihitung berdasarkan nilai indeks gain (N-gain). Uji Shapiro-Wilk menghasilkan data tidak berdistribusi normal, sehingga uji statistik yang digunakan uji Mann Whitney U-test. Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa pada kelas A mengalami peningkatan dengan kategori tinggi, sedangkan pada kelas B dengan kategori sedang. Perbedaan peningkatan pemahaman konsep selanjutnya diuji secara statistik dan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan, dapat disimpulkan model Kooperatif GI lebih efektif dari model CBL dalam meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa.