Wiwit Sulistyowati, Wiwit
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TEKNIK MENYUSUI YANG BENAR PADA IBU PRIMIPARA DI DESA GAYAMAN KECAMATAN MOJOANYAR KABUPATEN MOJOKERTO SULISTYOWATI, WIWIT
HOSPITAL MAJAPAHIT (JURNAL ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK KESEHATAN MAJAPAHIT) Vol 3, No 2 (2011): HOSPITAL MAJAPAHIT VOL 3 NO 2
Publisher : HOSPITAL MAJAPAHIT (JURNAL ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK KESEHATAN MAJAPAHIT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.10475/hm.v3i2.431

Abstract

Menurut UNICEF, cakupan ASI eksklusif enam bulan di Indonesia masih jauh dari rata-rata dunia, yaitu 38%. Menyusui merupakan pemberian makanan kepada bayi yang secara langsung dari payudara ibu sendiri. Walaupun demikian dalam lingkungan kebudayaan kita saat ini melakukan hal yang sifatnya alamiah tidaklah selalu mudah untuk dilakukan oleh para ibu-ibu menyusui. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Teknik Menyusui Yang Benar Pada Ibu Primipara Di Desa Gayaman Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto.Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional. Variabel yang diteliti adalah pengetahuan ibu primipara tentang menyusui dan teknik menyusui yang benar. Populasi berjumlah 30 ibu primipara dengan sampel sejumlah 30 ibu primipara yang diambil dengan teknik total sampling. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 16-17 Juli 2010. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas. Teknik analisa menggunakan spearman’s rank dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi.Hasil penelitian didapatkan data bahwa paling banyak responden mempunyai pengetahuan kurang tentang teknik menyusui yang benar yaitu sebanyak 12 ibu primipara (40%) lebih dari 50% responden melakukan teknik menyusui dengan benar yaitu sebanyak 16 ibu primipara (53,3%). Hasil uji spearman’s rho dengan derajat kemaknaan 0,05 didapatkan nilai signifikansi 0,006, sehingga nilai 0,006 < 0,05 yang berarti H0 ditolak dan ada hubungan antara pengetahuan ibu primipara dengan teknik menyusui yang benar Di Desa Gayaman Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, dengan nilai korelasi spearman’s rho 0,491 yang termasuk dalam kategori cukup erat.Banyaknya responden yang salah dalam melakukan teknik menyusui selain dikarenakan kurangnya pengetahuan juga banyak dipengaruhi oleh faktor usia,pendidikan, pekerjaan ibu primipara dalam melakukan laktasi.Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antarapengetahuan ibu primipara dengan teknik menyusui yang benar. Petugas kesehatan harus berperan aktif untuk senantiasa memberikan bimbingan, arahan, yang berupa penyuluhan kesehatan kepada masyarakat melalui kegiatan posyandu seperti dengan menggalakkan program teknik menyusui yang benar secara rutin dan berkalaKata Kunci : pengetahuan, ibu primipara, teknik menyusui yang benar
HUBUNGAN SENAM NIFAS DENGAN PROSES INVOLUSI PADA IBU NIFAS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAWANGSARI KABUPATEN MOJOKERTO SULISTYOWATI, WIWIT; KHASANAH, NURUN AYATI
HOSPITAL MAJAPAHIT (JURNAL ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK KESEHATAN MAJAPAHIT) Vol 9, No 2 (2017): HOSPITAL MAJAPAHIT VOL 9 NO 2
Publisher : HOSPITAL MAJAPAHIT (JURNAL ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK KESEHATAN MAJAPAHIT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.10475/hm.v9i2.362

Abstract

The purpose of this research to know the relationship between puerperal gymnastics with the process of uterine involution in Puskesmas Tawangsari Mojokerto. This type of research used survey method. The independent variables in the research that is puerperal gymnastics and dependent variable is the process of uterine involution. This study was conducted on January 2nd to May 28th, 2017. Population was all postpartum in the work area of Puskesmas Tawangsari where sampling using consecutive sampling technique obtained 17respondents. Datacollected through questionnaires then performed data management, then presented in the form of distribution tables frequency. The result of this research showed that more than 50% of respondents who often do puerperal gymnastics experienced a fast uterine involution as much as 9 (52,9%) respondents, while the rest often do puerperal gymnastics but experiencing slow uterine involution. Based on Fisher Exact Probability test at ? (0,05) got P value (0,02) because P < (0,05) then H0 rejected mean there is relation between puerperal gymnastic and uteri involution at post partum mother in working area of puskesmas Tawangsari Regency of Mojokerto. Postpartum women who are reluctant to do postpartum exercises are influenced by several factors, among others, do not know how to or exercising childbirth, the lack of support from the family, and reluctant or lazy to do puerperal gymnastics. Therefore health workers are expected to provide counseling about postpartum and held puerperal gymnastic classes at puskesmas or BPM.Keywords: PuerperalGymnastics, uterine, involution