Sofyan P. Warsito
Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada, Bulaksumur, Yogyakarta 55281

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

NILAI EKONOMI KARBON HUTAN RAWA GAMBUT MERANG KEPAYANG, PROVINSI SUMATERA SELATAN (Economic Value of Carbon of Merang Kepayang Peat Swamp Forest, South Sumatera Province) Nur Arifatul Ulya; Sofyan P. Warsito; Wahyu Andayani; Totok Gunawan
Jurnal Manusia dan Lingkungan Vol 22, No 1 (2015): Maret
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jml.18724

Abstract

ABSTRAKHutan rawa gambut menyimpan cadangan karbon baik di tanah maupun di atas tanah. Hutan Rawa Gambut Merang Kepayang (HRGMK) merupakan kawasan hutan yang berada di kubah gambut terbesar di Sumatera Selatan, yaitu Kubah Gambut Merang (KGM), yang didalamnya terdapat gambut dengan ketebalan lebih dari 3 meter. Meskipun menurut aturan KGM seharusnya dikonservasi, pada kenyataannya kawasan HRGMK dihadapkan pada konversi. Konversi HRGMK diduga akan mengakibatkan terganggunya fungsi hutan rawa gambut sebagai cadangan karbon dunia sehingga akan menyebabkan terjadinya emisi karbon ke atmosfer dalam jumlah besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai ekonomi kawasan HRGMK sebagai penyimpan cadangan karbon. Hasil penelitian diharapkan menjadi acuan pelestarian HRGMK sebagai stabilisator iklim dunia. Nilai ekonomi karbon HRGMK ditaksir dengan menggunakan harga bayangan. Harga karbon yang digunakan untuk menaksir nilai ekonomi karbon diperoleh dengan metode benefit transfer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai total karbon HRGMK adalah US$ 1.591.878.378,00 atau Rp. 14.002.162.211.645,00. Nilai tersebut sebagian besar berasal dari cadangan karbon di bawah tanah.ABSTRACTPeat swamp forests store aboveground and belowground carbon. Merang Kepayang Peat Swamp Forest (MKPSF) is a forest area which is located in Merang Peat Dome (MPD), the largest peat dome in South Sumatra, with peat thickness more than 3 meters. Although the order should be conserved MPD, in fact MKPSF area exposed to the conversion. MKPSF conversion would presumably result in impaired function of peat swamp forest as world's carbon storage that will be caused carbon emissions into the atmosphere in large quantities. This study aimed to determine the economic value of the HRGMK as carbon storage. The results are expected to be justifications for conservation of MKPSF as climate stabilizers. The economic value of carbon HRGMK assessed using shadow pricing method. The carbon price used to assess the economic value of carbon derived by benefit transfer method. The results showed that the total carbon value of HRGMK is U.S. $ 1,591,878,378.00 or Rp. 14,002,162,211,645.00. This value is largely derived from belowground carbon.