Jacob Manusawai
Program Studi Manajemen Hutan, Fakultas Kehutanan, Universitas Papua, Jl. Gunung Salju Amban Manokwari 98314 Papua Barat.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGELOLAAN DAN KONSERVASI SATWA BERBASIS KEARIFAN TRADISIONAL DI PAPUA (Wildlife Management and Conservation Based on Traditional Wisdom in Papua) Freddy Pattiselanno; Jacob Manusawai; Agustina Y.S. Arobaya; Herman Manusawai
Jurnal Manusia dan Lingkungan Vol 22, No 1 (2015): Maret
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jml.18731

Abstract

ABSTRAKKearifan tradisional didefinisikan sebagai sistem sosial, politik, budaya, ekonomi dan lingkungan dalam kehidupan suatu komunitas tertentu yang dinamis, berkelanjutan dan dapat diterima. Artikel ini bertujuan untuk mendiskusikan konsep kearifan tradisional dalam akitivitas perburuan satwa pada kelompok etnik tertentu di Papua sebagai langkah alternatif konservasi satwa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek kearifan tradisional oleh masyarakat asli Papua bervariasi antara satu dengan lainnya. Konsep-konsep yang berhasil diidentifikasi dan masih tetap dipraktekkan sampai dengan saat ini di antaranya teknik dan peralatan berburu, lokasi perburuan, musim berburu dan target perburuan. Kesemuanya adalah potensi yang harus dilestarikan dan deikembangkan guna menunjang program konservasi satwa di Papua.ABSTRACTTraditional wisdom is defined as social, politic, culture, economics and environment system in particular communities life which dynamic, sustainably and acceptable. This article aimed to discuss traditional wisdom concept in wildlife hunting by some ethnic groups in Papua as an alternative way on wildlife conservation. The study indicated that traditional wisdom aspect of the native Papuan was varies among others. An identified concept of traditional wisdom which still put into practice around the study site was technique and tools of hunting, location, hunting season and hunting target. This concept is the potency which could be sustained and developed in order to support the wildlife conservation program in Papua.