Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Follow-up on fertilizer distribution to rice farming groups using the k-means algorithm classification approach : ENGLISH Mochamad Habil Noor; Fachrul Kurniawan; Muhammad Ainul Yakin
Jurnal Mantik Vol. 7 No. 4 (2024): February: Manajemen, Teknologi Informatika dan Komunikasi (Mantik)
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/mantik.v7i4.4728

Abstract

The distribution of fertilizers regulated in the Definitive Plan for Farmer Group Needs (RDKK) can be obtained by farmers through retail, which is specifically aimed at direct distributors, and the policies are regulated by the local regional government. The aim of this research is to develop a recommendation system that can assist the Pasuruan City Agriculture Service in making decisions regarding fertilizer distribution. In this research, an analysis and application of the K-Means classification method were carried out as a recommendation system for follow-up distribution of subsidized fertilizer. The K-Means method is used to group farmer groups based on several criteria, such as land area, amount of fertilizer received, and harvest yields. In this way, it is hoped that this method can provide more accurate recommendations for distributing subsidized fertilizer to rice farmer groups that need it. The research results show that the recommendation system developed can provide precise and accurate recommendations regarding the distribution of fertilizer to farmer groups. It is hoped that this system can help farmers increase their productivity and welfare
PERBANDINGAN METODE PENJADWALAN DI UNIVERSITAS HASYIM ASY’ARI MENGGUNAKAN LOGIKA FUZZY MAMDANI DAN SUGENO TERHADAP ALGORITMA GENETIKA Much Zuyyinal Haqqul Barir; Fachrul Kurniawan; Sri Harini
SITEKNIK: Sistem Informasi, Teknik dan Teknologi Terapan Vol. 1 No. 2 (2024): July
Publisher : RAM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14715100

Abstract

Perencanaan merupakan suatu kegiatan yang harus dikuasai untuk membantu menyelesaikan aktivitas sehari-hari. Juga suatu instansi atau lembaga yang mempunyai tujuan penting yang harus dicapai secara rutin dan tekun. Begitu pentingnya waktu ini agar kegiatan dapat terlaksana sesuai rencana. Terlepas dari pentingnya penjadwalan ini, pembuatan jadwal ini merupakan proses yang sulit karena proses ini memerlukan banyak ketelitian dan waktu agar tidak terjadi tumpang tindih antar kegiatan. fase melarikan diri. Setiap tugas akhir harus mempunyai tahapan pengujian tugas akhir tersebut untuk memperoleh kelayakan memperoleh gelar sarjana. Optimasi secara umum adalah pencarian nilai terbaik dari beberapa fungsi berdasarkan konteksnya. “Optimal” dapat dikatakan berarti memilih unsur terbaik dari beberapa alternatif kalimat yang ada. Secara sederhana, ini dapat diartikan sebagai penyelesaian suatu masalah dengan meminimalkan atau memaksimalkan suatu fungsi dengan memilih secara sistematis nilai bilangan bulat atau variabel nyata dari yang diperbolehkan. Penerapan algoritma genetika menghasilkan penjadwalan yang baik ditinjau dari algoritma fuzzy mamdani dan sugeno, kedua fuzzy tersebut menyatakan bahwa hasil penjadwalan yang dibuat oleh algoritma genetika adalah baik, dengan mengikuti aturan yang ada, dengan menyatakan nilai keberhasilan jadwalnya ada pada nomor 8 dan 7 yang dibulatkan berurutan dari fuzzy mamdani dan sugeno.