Dian Sari
Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Edukasi Mencuci Tangan Dengan Metode Puzzle Terhadap Kemampuan Cuci Tangan Pada Anak Dengan Tunagrahita Sedang Welda Yendrita; Dian Sari
JURNAL KEPERAWATAN CIKINI Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Keperawatan Cikini
Publisher : JURNAL KEPERAWATAN CIKINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55644/jkc.v4i1.100

Abstract

atar belakang: Anak dengan tunagrahita mengalami keterbatasan khusus dalam perawatan diri sendiri dan cenderung masih bergantung kepada orang tua. Anak dengan tunagrahita grade sedang dapat diberikan edukasi karena masih dapat dilatih dan di didik dalam melakukan perawatan diri. Perlunya mengajarkan anak dengan tunagrahita sedang untuk melalukan perawatan diri agar mereka dapat secara mandiri menjaga kesehatan diri. Cuci tangan merupakan salah satu perawatan diri yang dapat diajarkan karena dilakukan setiap hari serta menjadi pintu masuk dari berbagai macam sumber penyakit.  Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi mencuci tangan dengan metode puzzle terhadap kemampuan cuci tangan anak tunagrahita sedang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan rancangan preposttest dalam satu kelompok (One-Group Pretest-Posttest design). Penilaian dilakukan melalui lembar observasi dengan sistem checklist untuk menilai kemampuan responden.  Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 18 anak di SLB Husni Murni Kabupaten Pasaman Tahun 2019 dengan rentang usia 9-12 tahun. Hasil: Penelitian mendapatkan hasil didapatkan rerata kemampuan cuci tangan anak tunagrahita sebelum intervensi adalah 1,06 dan rerata kemampuan cuci tangan setelah intrevensi adalah 3,33. Analisis uji bivariat menggunakan T-Test menunjukkan adanya pengaruh penerapan metode bermain puzzle untuk meningkatkan kemampuan melakukan cuci tangan bersih pada anak tunagrahita sedang, p value = 0,0001 (≤0,05)  Metode bermain puzzle dapat menjadi salah satu metode alternatif bagi orang tua dan para guru untuk mengajarkan perawatan diri yang lain untuk meningkatkan kemampuan perawatan diri pada anak dengan tunagrahita sedang.
Pendidikan Kesehatan: Sebuah Langkah Meningkatkan Kepatuhan Keluarga dalam 5 Moments Cuci Tangan di Ruang Rawat Inap Anak Rifki Yanuar; Dian Sari
JURNAL KEPERAWATAN CIKINI Vol. 4 No. 02 (2023): Jurnal Keperawatan Cikini
Publisher : JURNAL KEPERAWATAN CIKINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55644/jkc.v4i02.133

Abstract

Latar belakang: Keluarga berisiko tertular infeksi yang didapat dirumah sakit karena paparan agen infeksi yang berulang dan kebersihan tangan yang buruk. Selain itu praktik kepatuhan cuci tangan keluarga yang buruk akan memudahkan transmisi kuman pada pasien. Pendidikan kesehatan sebagai langkah awal diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan keluarga dalam cuci tangan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pendidikan kesehatan terkait cuci tangan terhadap kepatuhan kelurga dalam 5 moments cuci tangan di rumah sakit. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasy experiment with control group pada dua kelompok yaitu kelompok intervensi dan kontrol. Penilaian dilakukan dengan sistem observasi checklist untuk menilai kepatuhan keluarga. Teknik sampling dilakukan dengan cara purposive sampling. Sebanyak 37 sampel pada tiap-tiap kelompok dilakukan pada ruang rawat anak disebuah rumah sakit daerah di Sumatera Barat pada tahun 2018. Hasil: Analisis uji bivariate menggunakan Uji Mann-Whitney menunjukkan adanya pengaruh pemberian edukasi kesehatan terhadap kepatuhan keluarga dalam 5 moments cuci tangan, p value 0.0001 (≤ 0.05). Pendidikan kesehatan dapat terus dioptimalkan untuk meningkatkan kepatuhan keluarga dalam menjaga kebersihan tangan.
Cyberbullying Menurunkan Dua Kali Motivasi Belajar Siswa Dian Sari
SEHATI: Jurnal Kesehatan Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Pelantar Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52364/sehati.v4i2.57

Abstract

Motivation to learn is a critical factor for achieving academic success. Low motivation can lead to serious issues such as school dropout and involvement in criminal activities. This study aims to explore the factors that influence student learning motivation. A cross-sectional design was employed, involving 198 junior and senior high school students selected through convenience sampling. The study was conducted in April and May 2024. Data were collected via questionnaires distributed through the g-form platform and shared via social media. Bivariate analysis was performed using chi-square and t-tests. Meanwhile a multivariable logistic regression was used to examine the association of cyberbullying and other factors to learning motivation. Results indicated that cyberbullying (p = 0.013), school bullying (p = 0.032), and school type (p = 0.041) significantly influenced student learning motivation (p less than 0.05). Our multivariate analysis revealed that incidents of cyberbullying were the most influential factor, reducing student learning motivation by a factor of two (AOR = 2.10; 95% CI = 1.16-3.82). These findings highlight the need for preventive efforts against cyberbullying through educational programs and campaigns promoting the responsible use of digital devices, as well as increased parental supervision.