Irianto Ibrahim
Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UHO

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

CITRAAN DALAM KUMPULAN PUISI MALAM INI AKU AKAN TIDUR DIMATAMU KARYA JOKO PINURBO Wa Ode Apliani; Sumiman Udu; Irianto Ibrahim
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 8 No. 3 (2023): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v8i3.44

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan citraan yang terkandung dalam enam puisi karya joko pinurbo. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kepustakaan (library research). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah enam puisi dalam kumpulan puisi Malam Ini Aku Akan Tidur di Matamu karya Joko Pinurbo yaitu (1) Mata air, (2) Selamat Malam, (3) Gadis Malam Ditembok Kota, (4) Tukang cukur, (5) Durrahman, (6) Tiada. Dari hasil penelitian Keenam puisi tersebut mengandung citraan yang  berbeda dimana masing-masing puisi memiliki citraan yang menarik dan pada keenam puisi ini Joko Pinurbo banyak menghadirkan Citraan penglihatan.Berdasarkan penjelasan pada hasil dan pembahasan, maka dapat dikemukakan beberapa simpulan yang diperoleh dari penelitian ini.Citraan yang terdapat Pada puisi  karya joko pinurbo yang  puisi Mata air terdapat dua citraan yang digunakan penulis yaitu: 1) Citraan penglihatan, 2) Citraan gerak. Pada Puisi Selamat Malam terdapat dua citraan yaitu: 1)citraan penglihatan, 2) citraan pendengaran. Pada puisi Gadis Malam Ditembok Kota, terdapat lima citraan yaitu : 1)citraan penglihatan, 2) Citraan gerak, 3) Citraan pendengaran,  4) Citraan perabaan, 5) Citraan suhu.  Pada puisi Tukang Cukur terdapat tiga citraan yaitu: 1) Citraan penglihatan, 2) Citraan gerak, 3) Citraan Pendengaran. Pada puisi   Durrahman terdapat tiga citraan yaitu: 1) Citraan penglihatan, 2) Citraan gerak dan 3) Citraan pendengaran. pada puisi Tiada terdapat hanya satu citraan yaitu: 1) Citraan Penglihatan.