p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Lentera
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PROFILAKSIS PADA PENYAKIT KUSTA Saiful Ramadhan
Lentera : Jurnal Ilmiah Sains, Teknologi, Ekonomi, Sosial, dan Budaya Vol 5 No 3 (2021): Lentera, Mei 2021
Publisher : LPPM Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kusta merupakan penyakit infeksi granulomatosa kronis yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae yang menginfeksi jaringan kulit, mukosa dan saraf perifer, menyebabkan hilangnya sensasi pada kulit dengan atau tanpa lesi kulit dan dapat menyebabkan kecacatan selama perkembangannya. Data World Health Organization (WHO) tahun 2019 melaporkan dari 161 negara sebanyak 202.256 kasus kusta baru terdeteksi di 118 negara, sebanyak 79% terdapat di India, Brasil, dan Indonesia. Untuk menurunkan jumlah kasus kusta maka diperlukan tindakan preventif berupa profilaksis dengan pemberian kemoprofilaksis dan imunoprofilaksis. Kemoprofilaksis Kusta adalah pemberian obat rifampisin untuk mencegah infeksi M. Leprae pada orang yang berisiko tinggi terpapar bakteri tersebut (kontak penderita). Imunoprofilaksis berupa vaksinBacillus Calmette-Guerin (BCG) atau i-LEPRA yang merupakan intervensi utama untuk mencegah dan mengurangi beban dan dampak penyakit kusta
TERAPI SUPORTIF PADA PASIEN COVID-19 YANG MENJALANI ISOMAN Saiful Ramadhan
Lentera : Jurnal Ilmiah Sains, Teknologi, Ekonomi, Sosial, dan Budaya Vol 5 No 3 (2021): Lentera, Mei 2021
Publisher : LPPM Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sudah hampir 2 tahun lamanya kita masih dilanda pandemic Covid-19. Dengan kasus konfirmasi sampai dengan Juli 2021 telah mencapai 2.780.803 jiwa, meninggal dunia sebanyak 71.397 jiwa, ini merupakan angka yang sangat tinggi dan kasus akan terus meningkat jika masyarakat tidak patuh pada protokol kesehatan dengan cakupan vaksinasi yang masih rendah. Selain itu masih banyak masyarakat khususnya di Aceh yang takut untuk datang memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan, dengan alasan takut di Swab. Sehingga banyak kasus yang tidak terdeteksi dan tidak mendapatkan pengobatan dengan baik. Maka dari itu tujuan saya membuat tulisan ini agar masyarakat mengetahui tanda dan gejala Covid-19 dan mengetahui apa saja yang harus dilakukan jika sudah terpapar