This Author published in this journals
All Journal Ebers Papyrus
Tjie Haming Setiadi
Bagian Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Colles Fracture Tjie Haming Setiadi
Ebers Papyrus Vol. 15 No. 1 (2009): EBERS PAPYRUS
Publisher : Medical Faculty Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pergelangan tangan merupakan bagian panting yang menghubungkan lengan bawah dengan tangan dan membentuk dasar dari tangan. Cedera apa pun yang terjadi padanya akan menurunkan bahkan dapat meniadakan fungsi dasar dari tangan tersebut. Fraktur Colles merupakan fraktur pergelangan tangan yang paling sering ditemukan, dengan insidens sebesar 24% di antara populasi pekerja, dimana fraktur yang melalui radius menyebabkan bagian distalnya tergeser secara radial dan dorsal. Fraktur Colles juga merupakan fraktur yang paling sering terjadi pada orang dewasa berusia lebih dari 50 tahun dan lebih sering terjadi pada wanita dibadingkan dengan pria. Hal ini disebabkan karena dimulainya osteoporosis pasca menopause dimana jatuh dengan tangan terjulur merupakan penyebab tersering. Komplikasi frkatur Colles antara lain adalah mal-union, robekan ekstensor polisis longus yang tertunda, distrofi refleks simpatis pasca trauma, gangguan saraf (terutama nervus medianus), kekakuan jari dan bahu, arteritis radiokarpal, dan fraktur skafoid yang berkaitan. Penatalaksanaan Fraktur Colles' umumnya adalah dengan reduksi tertutup·dan aplikasi gips dengan latihan untuk mengembalikan dan mempertahankan mobilitas pergelangan tangan serta fungsi penuh dari tangan. Namun, kadang-kadang bedah ortopedik melalui fiksasi eksternal atau internal diperlukan.