Perencanaan pengembangan desa wisata pendidikan pertanian di Kabupaten Wonogiri Provinsi Jawa Tengah diawali dengan melakukan penelitian selama dua tahun dengan tujuan umum meneliti dan mengembangkan model desa wisata pendidikan pertanian berbasis kewirausahaan sosial dan kemitraan untuk meningkatkan daya saing pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Wonogiri Provinsi Jawa Tengah. Sasaran tahun pertama adalah menyusun model desa wisata pendidikan pertanian sedangkan tahun kedua bersama-sama stakeholder terkait dan para pakar dibidangnya melakukan uji validasi dan uji coba model dalam lingkup terbatas, melakukan evaluasi dan revisi dilanjutkan dengan merekomendasikan model untuk dikembangkan di Kabupaten Wonogiri. Dari sisi kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian ini bermanfaat dalam meningkatkan pelestarian lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat sedangkan dari sisi kontribusi bagi pembangunan nasional penelitian ini bermanfaat dalam mempercepat pemulihan ekonomi nasional, mendukung pengembangan destinasi dan pemasaran pariwisata yang berdaya saing global serta menumbuhkan wirausaha baru berkeunggulan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi serta penciptaan lapangan kerja.Dalam merancang model desa wisata pendidikan pertanian yang memiliki daya tarik sebagai obyek wisata, digunakan pendekatan kualitatif, secara induktif dengan peneliti sebagai alat utama. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan konseptual yaitu pembangunan pariwisata berbasis masyarakat dan berkelanjutan serta pendekatan kritis berupa strategi pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan kewirausahaan dan strategi kebijakan kemitraan antara pemerintah pelaku usaha / swasta dan masyarakat. Sebagai lokasi penelitian adalah di Desa Wonoharjo dan Desa Gebang yang berada di wilayah Kecamatan Nguntoronadi Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah. Sumber informasi penelitian diperoleh dari Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah RagaKabupaten Wonogiri, pelaku usaha wisata/swasta dan masyarakat setempat. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik wawancara secara mendalam, observasi, penyebaran kuesioner, studi dokumentasi dan Focus Group Discussion (FGD). Teknik analisis data kualitatif menggunakan teknik yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman (1002) dengan prosedur reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan atau verifikasi.