Bangun Satrio Nugroho Bangun Satrio Nugroho
Fakultas Sumber Daya dan Teknologi, Program Studi Agribisnis, Universitas Muhadi Setiabudi, Jl. P.Diponegoro, Km.2 Brebes

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KAJIAN LIMBAH PADAT PENGOLAHAN TEPUNG TAPIOKA (Onggok) SEBAGAI BAHAN APUNG PADA KOMPOSISI PAKAN IKAN LELE (Pelet) Bangun Satrio Nugroho Bangun Satrio Nugroho
AGRONOMIKA Vol 11 No 01 (2016): Agronomika Vol 11, No.01, Februari – Juli 2016
Publisher : Universitas Islam Batik Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pakan ikan merupakan salah satu faktor yang berperan penting dalam proses pertumbuhan ikan. Pertumbuhan ikan dapat berjalan optimal apabila jumlah pakan, kualitas pakan dan kandungan nutrisi terpenuhi dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji daya apung dan kandungan nutrisi pakan ikan dengan memanfaatkan limbah padat hasil pengolahan tepung tapioka, biasa disebut onggok. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif analisis dengan pendekatan kuantitatif. Data yang diperoleh dianalisis untuk mengetahui salah satu formulasi pakan yang optimum meliputi kandungan nutrisi pakan dan daya apung. Terdapat tiga perlakuan (P) yang terdiri dari tepung onggok, tepung ikan, tepung jagung, dedak padi (%) dengan campuran berturut-turut 10-50-30-10 (P1), 15-45-30-10 (P2), 20-40-3010 (P3). Kualitas pakan yang mendekati SNI dan memiliki daya apung baik terdapat pada P1. Perlakuan P1 memiliki Kualitas pakan 21,01%, Lemak 4,78%, Abu 9,26%, Kadar air 12,19% dengan daya apung selama lebih dari 10 jam. Perlakuan tersebut memiliki kandungan abu paling rendah dari perlakuan lain. Sehingga P1 menjadi yang terbaik dari tiga perlakuan yang ada