This Author published in this journals
All Journal Jurnal Agronomika
Wachid Fithrianto
Fakultas Pertanian Universitas Islam Batik

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENJARANGAN BUAH DAN MACAM MULSA PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BUAH SEMANGKA (Citrullus lanatus) Wachid Fithrianto; Pramono Hadi; Tri Pamujiasih
AGRONOMIKA Vol 20 No 2 (2022): JURNAL AGRONOMIKA
Publisher : Universitas Islam Batik Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dengan judul “Penjarangan buahxdanxmacamxmulsa pengaruhnya terhadapxpertumbuhanxdanxhasil buah semangka (Citrullus lanatus)” telah dilaksanakan bulanxOktoberrxsampaixbulanxDesember2019. PenelitianxdilaksanakanxdixDesaxSekrikil,xKecamatanxKedawung, Kab. Sragen. Penelitian ini menggunakan rancangan lingkungan dengan pola dasar RancanganxAcakxKelompokxLengkap (xRAKLx) denganx3 blok sebagaixulangan. Terdapat dua macamxfaktor perlakuan yang diteliti yaitu penjarangan buah dan penggunaan macam mulsa. Faktor perlakuan penjarangan buah (P) yang terdiri dari 3 taraf yaitu: menyisakan 1 buah (P1), menyisakan 2 buah (P2),xmenyisakan 3 buahx(P3). Faktor kedua adalah perlakuan pemberian macam mulsax(M), terdirixdari 3 macam: MulsaxPlastikxhitamxperak (M1), MulsaxplastikxTransparan (M2), mulsa Jerami (M3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan penjarangan buah berpengaruhxnyataxterhadapxjumlahxdaun, beratxbrangkasanxbasah, berat brangkasan kering. Dan berpengaruhxsangatxnyataxterhadap berat buah pertanamanxdanxlingkarxbuahxpertanaman. Perlakuan penggunaan macam mulsaxberpengaruhxnyataxpada berat buah pertanaman. Namun tidak berpengaruhxnyata terhadapxjumlahxdaun, lingkarxbuah, beratxbrangkasan basah dan beratxbrangkasanxkering. Pengaruh penjarangan buah dan penggunaan macam mulsa terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman semangka ditunjukkan pada parameter berat buah perpetak tertinggi 2,95 kg, diperoleh pada kombinasi perlakuan P1M1 (penjarangan sisa 1 buah dan mulsa plastik hitam perak). Rata-rata berat buah perpetak terendah adalah 1,13 kg, diperoleh dari kombinasi P3M2 (penjarangan sisa 3 buah dan mulsa plastik transparan).