ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan produksi dua varietas tanaman kacang panjang dengan aplikasi fermentasi air cucian beras. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan November 2018 sampai januari 2019, di Dukuh Nyaen Rt 02/ Rw 04, Kagokan, Gatak, Sukoharjo dengan ketinggian tempat 104 m dpl. Penelitiaan ini menggunakan metode faktorial dengan pola Split plot disain, terdiri atas dua faktor perlakuan. Adapun kedua faktor perlakuan dengan 6 kombinasi perlakuan masing masing perlakuan diulang (3) kali. Faktor perlakuan pertama, macam varietas tanaman kacang panjang yang ter diri dua varietas (V1= Varietas Kontan Tavi , V2 = Varietas Sabuk Ijo). perlakuan kedua, pemberian dosis fermentasi air cucian beras (B) yang terdiri dari tiga taraf (B1 = tanpa perlakuan, B2 = 0,15 l / 1 l air, B3 = 0,2 l / 1 l air). Penelitianini menunjukkan hasil bahwa varietas tanaman kacang panjang (V) berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah polong, dan panjang polong. Berpengaruh nyata terhadap brangkasan segar, berat polong perlubang tanam dan berat polong per petak. Tetapi tidak berpengaruh nyata pada berat brangkasan kering. Pemberian dosis fermentasi air cucian beras (B) berpengaruh sangat nyata terhadap panjang polong, berat polong per lubang polong dan berat polong per petak. Berpengaruhnyata terhadap brangkasan kering, tetapi tidak berpengaruh terhadap berat brangkasan segar dan jumlah polong. Interaksi antara perlakuan varietas dan aplikasi dosis fermentasi air cucian beras (V X B) berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter. Kombinasi perlakuan V2B3 Memberikan berat polong per petak tertinggi yaitu 3770,46 g. Dan berat polong per petak terendah 3499,15 g, pada kombinasi perlakuan V1B1.Kata Kunci : kacang panjang, dosis, fermentasi, cucian beras