Fillah Fithra Dieny
Department of Nutrition Science, Faculty of Medecine, Universitas Diponegoro

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Asupan Zat Gizi Dan Kadar Hemoglobin Wanita Prakonsepsi Di Kabupaten Semarang Fillah Fithra Dieny; Annisa Khaira Maadi; Hartanti Sandi Wijayanti; A.Fahmy Arif Tsani; Choirun Nissa
Indonesian Journal of Human Nutrition Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Department of Nutrition, Faculty of Health Sciences, Universitas Brawijaya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ijhn.2019.006.02.2

Abstract

Abstrak Wanita prakonsepsi yang mengalami anemia berisiko mengalami berbagai masalah saat kehamilan. Salah satu faktor risiko anemia yaitu asupan zat gizi yang tidak adekuat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor asupan zat gizi yang berpengaruh terhadap kadar Hb wanita prakonsepsi. Penelitian ini menggunakan desain  cross-sectional dengan 70 subjek pengantin wanita di KUA Kecamatan Sumowono dan Pringapus, berusia 16-35 tahun, dipilih dengan metode consecutive sampling. Data yang diambil yaitu berat badan, tinggi badan, asupan makan, dan kadar hemoglobin. Data asupan makan diperoleh menggunakan Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ). Data kadar Hb diukur menggunakan metode Cyanmethemoglobin. Analisis data menggunakan uji regresi linear sederhana dan regresi linear ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi anemia dan status gizi kurang sebanyak 11,4% dan 15,7%. Asupan energi, protein, vitamin B2, seng, besi dan asam folat tergolong kurang. Asupan energi (p=0,004), protein (p=0,007), zat besi (p=0,009), dan status gizi (p=0,055) merupakan faktor yang mempengaruhi kadar Hb. Faktor yang paling berpengaruh terhadap kadar Hb adalah asupan energi dan status gizi. Kesimpulannya adalah kadar Hb pada wanita prakonsepsi dipengaruhi oleh asupan energi, protein, zat besi dan status gizi. Namun, faktor yang paling berpengaruh adalah asupan energi dan status gizi.Kata kunci: asupan zat gizi, hemoglobin, wanita prakonsepsi Abstract  Preconception women who have anemia are at risk of suffering problems during pregnancy. One of risk factors for anemia is inadequate nutrient intake. This study was aimed to analyze the factors of nutrient intakes that affect the level of Hb in preconception women. This study was conducted by using cross-sectional design study that consisted of 70 brides registered at Office of Religious Affairs in Sumowono and Pringapus Subdistricts, aged 16-35 years selected by consecutive sampling method. Weight, height, food intake, and hemoglobin level were measured. Food intake was obtained by using Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ). Hb level was measured by Cyanmethemoglobin method. Simple linear regression and multiple linear regression test were used to analyze the data. The result showed that the prevalence of anemia was 11,4% and prevalence of undernutrition status was 15,7%. Energy intake (p=0,004), protein intake (p=0,007), iron intake (p=0,009), nutritional status (p=0,055) were factors that affected Hb level. The most significant  factors of Hb level were energy intake and nutritional status. The conclussion is Hb level in preconception women was affected by energy, protein, iron intake and nutritional status. However, the most significant factors with Hb level were energy intake and nutritional status. Keywords: nutrients intake, hemoglobin, preconception women
Profil asupan zat gizi, status gizi, dan status hidrasi berhubungan dengan performa Atlet Sekolah Sepak Bola di Kota Semarang Fillah Fithra Dieny; Nurmasari Widyastuti; Deny Yudi Fitranti; A.Fahmy Arif Tsani; Firdananda Fikri J
Indonesian Journal of Human Nutrition Vol. 7 No. 2 (2020)
Publisher : Department of Nutrition, Faculty of Health Sciences, Universitas Brawijaya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ijhn.2020.007.02.3

Abstract

ABSTRAKPrestasi atlet ditentukan salah satunya oleh performa. Kenyataannya banyak atlet mengalami penurunan stamina dalam waktu yang singkat saat pertandingan. Faktor gizi dan hidrasi atlet sangat berpengaruh dalam mencapai prestasi. Pemain sepakbola seharusnya memiliki indeks massa tubuh normal, komposisi tubuh antara massa otot dan lemak yang proporsional. Tujuan penelitian ini menganalisis profil asupan, status gizi, hidrasi dan performa atlet. Penelitian observasional dengan desain cross-sectional di Sekolah Sepak Bola (SSB) Semarang. Besar sampel sebanyak 111 atlet yang dipilih melalui metode consecutive sampling. Variabel dependen adalah performa atlet yang dinilai berdasarkan VO2Max yang diukur menggunakan metode multistage. Variabel independen adalah status gizi, asupan energi, makronutrien, zat besi, kalsium, asupan cairan dan status hidrasi. Status Gizi dinilai berdasarkan IMT, persen lemak tubuh, dan lingkar pinggang. Data asupan dan c presentase perubahan berat badan. Uji korelasi Spearman dan regresi linear ganda digunakan dalam analisis. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara indeks massa tubuh (p=0,007; r=0,254), persen lemak tubuh (p=0,001; r=0,317), asupan energi (p=0,021; r=0,218), asupan protein (p=0,029; r=0,207), asupan lemak (p=0,018; r=0,224), asupan zat besi (p=0,003; r=0,276), asupan cairan sehari (p=<0,001; r=0,397), asupan cairan sebelum latihan (p==0,02; r=0,22) dan status hidrasi berdasarkan % selisih berat badan (p=0,049; r=0,188) dengan skor VO2Max. simpulan penelitian ini adalah Persen lemak tubuh, asupan cairan sehari, dan lingkar pinggang sangat berhubungan dengan skor VO2Max. Kata kunci: status gizi; profil asupan; asupan cairan; status hidrasi; VO2Max ABSTRACT Performance will determine the athlete’s achievements. In reality, many athletes experience a rapidly decreasing stamina during a competition. Athletes’ nutrition and hydration factors are very influential in reaching the achievement. Football players must have a normal body mass index, proportional body composition between muscle mass and fat. This study aimed to analyze the profile of intake, nutritional status, hydration, and performance of athletes. This was an observational study with a cross-sectional design at Semarang Football School. The sample size was 111 athletes selected through the consecutive sampling method. The dependent variable is the performance of athletes assessed based on VO2Max measured using the multistage method. The independent variables were nutritional status, energy intake, macronutrient, iron, calcium, fluid intake, and hydration status. Nutritional status was assessed based on BMI, body fat percentage, and waist circumference. Data were intake and percentage of changes in body weight. The analyses were done using the Spearman correlation test and multiple linear regression. The results showed a relationship among body mass index (p = 0.007; r = 0.254), body fat percentage (p = 0.001; r = 0.317), energy intake (p = 0.021; r = 0.218), protein intake (p = 0.029; r = 0.207), fat intake (p = 0.018; r = 0.224), iron intake (p = 0.003; r = 0.276), daily fluid intake (p = <0.001; r = 0.397), fluid intake before exercise (p == 0.02; r = 0.22) and hydration status based on the differences