Aminuddin Anwar
Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Desentralisasi fiskal dan kemiskinan regional di Jawa Timur Fitri Awalu Pasholihah; Aminuddin Anwar
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Volume 2 Issue 1, Juni 2023
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKEK.vol2.iss1.art12

Abstract

Purpose – This study aims to analyze the effect of fiscal decentralization on poverty conditions in East Java.Methods – This study conducted an analysis of districts/cities in East Java in the 2016 -2020 period using the panel data method.Findings – The results of this study indicate that the Human Development Index has a negative effect, Population has a positive effect, and Fiscal Decentralization has a negative effect on Regional Poverty in East Java.Implication – The implications of the results of this study indicate that the government should be able to provide health and education facilities to improve the human development index better, an increase in population will slow down economic development and the government increases development with the aim of equitable income for all groups of people.Originality – This research contributes to implementing a study of poverty and its factors in East Java using a Panel Data approach. AbstrakTujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari desentralisasi fiskal terhadap kondisi kemiskinan di Jawa Timur. Metode – Penelitian ini melakukan analisis pada kabupaten/kota di Jawa Timur pada periode 2016 -2020 dengan menggunakan metode panel data. Temuan – Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia berpengaruh negatif, Jumlah Penduduk berpengaruh positif, dan Desentralisasi Fiskal berpengaruh negatif terhadap Kemiskinan Regional di Jawa Timur. Implikasi – Implikasi dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemerintah hendaknya mampu memberikan fasilitas kesehatan dan pendidikan untuk memperbaiki indeks pembangunan manusia yang lebih baik, peningkatan jumlah penduduk akan dapat memperlambat pembangunan ekonomi dan pemerintah meningkatkan pembangunan dengan tujuan untuk pendapatan yang merata untuk seluruh golongan masyarakat.Orisinalitas – Penelitian ini berkontribusi dalam implementasi teori kemiskinan dan faktornya di Jawa Timur menggunakan pendekatan Panel Data.