Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Menumbuhkan Kesadaran Menjaga Kelestarian Lingkungan Pada Anak-Anak Panti Asuhan Cipta Waris Papua Lanny Wattimena; Yetti S. Serkadifat; Fitriani Rante; Selya Ipakit; Sonya Tumanggor; Hallen Rieuwpassa
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 6 : Juli (2023): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan tentang menjaga kelestarian lingkungan sangat penting bagi kita semua, karena dapat menyadarkan masyarakat tentang masalah lingkungan hidup yang ada di sekeliling lingkungan kita. Karena pada kenyataannya masyarakat masih kurang menyadari pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sehingga sering terjadi bencana alam dan membawa dampak negatif bagi masyarakat. Kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan, serta tanggungjawab kami sebagai bagian dari Dunia Pendidikan untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, salah satunya dengan menyebarkan informasi dan pengetahuan terkait upaya menjaga kelestarian lingkungan, maka kami dosen dan mahasiswa Program Studi Kehutanan, Fakultas Ilmu Pertanian dan Lingkungan, Universitas Victory Sorong melakukan Pengabdian kepada Masyarakat dalam bentuk Sosialisasi tentang “Upaya Menumbuhkan Kesadaran Menjaga Kelestarian Lingkungan Pada Anak-anak Panti Asuhan Cipta Waris Papua”, serta diakhiri dengan Penanaman Bibit Pohon di sekitar Panti Asuhan. Tujuan dari Pengabdian kepada Masyarakat adalah memberikan sosialisasi tentang upaya menumbuhkan kesadaran menjaga kelestarian lingkungan pada anak-anak di Panti Asuhan Cipta Waris Papua. Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di Panti Asuhan Cipta Waris Papua berjalan dengan lancar dan tertib. Kegiatan ini disambut baik oleh pengelola panti dan seluruh peserta sosialisasi, yang dilakukan dalam dua sesi pemberian materi, yaitu sesi ke-1 tentang “Menjaga Kebersihan Lingkungan Sekitar”, dan sesi ke-2 tentang “Menanam dan Merawat Pohon di Sekitar Tempat Tinggal“. Seluruh peserta dapat memahami dengan baik materi yang diberikan, ditandai dengan pertanyaan yang berhasil dijawab oleh peserta, dan direalisasikan dengan melakukan penanaman bibit pohon mengikuti langkah-langkah sesuai materi sosialisasi. Diharapkan dengan adanya kegiatan sosialisasi ini merupakan upaya untuk menyebarluaskan informasi dan pengetahuan terkait menumbuhkan kesadaran seluruh peserta sosialisasi dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Pemanfaatan Tumbuhan Sebagai Obat Tradisional Oleh Masyarakat Kampung Malawor Distrik Makbon Kabupaten Sorong Meilana Mili; Lanny Wattimena; Yetti S. Serkadifat
Jurnal Jendela Ilmu Vol 6, No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Victory Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34124/ji.v6i2.227

Abstract

Masyarakat Kampung Malawor Distrik Makbon Kabupaten Sorong masih memanfaatkan tumbuhan sebagai obat tradisional sampai sekarang yang merupakan warisan turun-temurun dari orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan tumbuhan sebagai obat tradisional yang digunakan oleh masyarakat. Pemilihan responden menggunkan metode purposive sampling, dimana responden sebanyak 25 KK merupakan masyarakat Kampung Malawor berusia 25-60 tahun, dan memiliki pengetahuan serta pengalaman tentang cara pemanfaatan tumbuhan sebagai obat tradisional. Jenis-jenis tumbuhan yang sering digunakan oleh masyarakat sebagai obat tradisional diantaranya Daun Gatal (Decumana), Ciremai Sidaguri (Sida Rhombifolia), Awar-Awar (Ficus Septica), Pohon Daun Payung (Macaranga Grandifolia), Pohon Pulai (Pule), Kelor (Moringa Oleifera), Kayu Sukun Hutan (Artocarpus Altilis)  dan Kayu Tene, Tali Kuning (Tinospora Dissitiflra). Bagian tumbuhan yang digunakan sebagai obat adalah daun, batang, dan kulit. Pengelolaannya adalah dengan cara ditumbuk, direbus, dan dimandi (ukup). Masyarakat memanfaatkan tumbuhan sebagai obat tradisional, karena mudah untuk ditemukan, dan tidak mengeluarkan biaya yang besar.