Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana peningkatan kemandirian belajar matematika siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di SMP. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII sebanyak 32 orang yang terdiri dari 16orang laki-laki dan 16 orang perempuan. Objek penelitian adalah kemandirian belajar matematika siswa dalam pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus yaitu setiap siklus terdiri dari 3 pertemuan. Tes kemandirian belajar siswa dilakukan di awal dan akhir setiap siklus. Tes kemandirian belajar siswa terdiri dari 3 soal. Adapun hasil penelitian yaitu terdapat peningkatan kemandirian belajar siswa SMP. Didukung oleh ahsil penelitian pada aspek kognitoif yaitu hasil tes kemandirian belajar matematika siswa diakhir siklus I yitu rata-rata 58,20 dan ketintasan klasikal 50%, dan indeks gain 0,40 dengan kriteria peningkatan sedang. Hasil tes kemandirian belajar matematika siswa siakhir siklus II, yaitu rata-rata 71,20, dan ketuntasan klasikal 87,50%, dan indeks gain 0,63 dengan kriteria peningkatan sedang. Berdasarkan hasil penelitian, maka peneliti menyarankanpembelajaran matematika denganmenerapkanmodel pembelajaran kooperatif tipethinkpair-share, sebagai bahan masukan bagi sekolah untuk meningkatkan kemandirian belajara matematika siswa, mutu dan inovasi pembelajaran, sebagai bahan masukan bagi guru dalam upaya meningkatkan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran agar aktivitas siswa dalam pembelajaran juga meningkat, pembelajaran matematika dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share mengutamakan siswa bekerja secara mandiri, dan bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengadaptasi langkah-langkah yang ada dalam penelitian ini dan memperbaiki kekurangan-kekurangan dalam penelitian ini.