p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Istiqamah
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH ZIKIR (TQN) TERHADAP PENINGKATAN AKHLAQUL KARIMAH PARA IKHWAN TAREKAT QODIRIYAH NAQSYABANDIYAH PONDOK PESANTREN SURYALAYA iis amanah amida; Muhamad Kodir
ISTIQAMAH: Jurnal Ilmu Tasawuf Vol 3 No 2 (2022): Istiqomah: Jurnal Ilmu Tasawuf
Publisher : Prodi Ilmu Tasawuf IAILM Suryalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tarekat Qodiriyah Naqsyabandiyah mempunyai amaliyah yang khusus, yang harus diamalkan oleh siapa saja yang telah mendapatkan“talqin”. Amaliyah tersebut merupakan amalan yang sangat penting yang harus dilakukan oleh murid diantanya: Zikir. Zikir dalam arti khusus ini terbagi dua, yakni ziki jahar dan zikir khafi. Zikir jahar artinya berzikir dengan cara keras, nyata dan jelas. Sedangkan zikir khofi adalah ingat kepada Allah dengan zikir isbat saja yaitu mengingat nama “Allah” secara sirr di dalam hati dengan cara-cara yang diterangkan dalam Talqin. Jika seseorang murid mendawamkan zikir, dan hatinya konsentrasi untuk terus mengingat Allah, maka akhlak dan sifat-sifatnya akan berubah. Akhlak yang berubah bisa mencakup berbagai akhlak yaitu meningkatkan akhlaqul karimah dan meniadakan akhlaqul madzmumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah zikir TQN merupakan amalan yang bisa mempengaruhi peningkatan akhlakul karimah pada ikhwan di Desa Ciawi. Penelitian ini menggunakan Metode Deskriptif Kualitatif, dengan Teknik Analisa Data menggunakan Tabulasi dengan Skala Likert. Hasil penelitian menunjukan bahwa zikir dapat meningkatkan sikap ikhlas dalam sodaqoh. Berarti dalam hal ini zikir sangat menentukan peningkatan akhlaqul karimah.
ANALISIS ONTOLOGI DAN AKSIOLOGI DZIKIR DALAM KITAB MIFTAHUS SHUDUR KARYA SYEKH AHMAD SHOHIBULWAFA TAJUL ARIFIN Muhammad Iqbal Taufikur Rahman; Aceng Wandi Wahyudin; Muhamad Kodir
ISTIQAMAH: Jurnal Ilmu Tasawuf Vol 4 No 1 (2023): JURNAL ISTIQAMAH
Publisher : Prodi Ilmu Tasawuf IAILM Suryalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan peradaban manusia sudah sepantasnya memberikan kebahagiaan yang lebih banyak kepada manusia dalam hidupnya. Namun fakta yang terjadi tidak demikian. Di dalam Islam salah satu cara untuk menghilangkan perasaan tidak tenang adalah dengan dzikir mengingat Allah. Berkaitan dengan dzikir, hal tersebut kerap disebut dan bahkan dijelaskan dalam Kitab Miftahus Shudur karya Syekh Ahmad Shohibulwafa Tajul Arifin. Oleh karena itu, penulis mencoba menggali Kitab Miftahus Shudur yang berkaitan dengan dzikir dari segi ontologi dan aksiologi, yang nantinya dapat dijadikan pedoman manusia dalam memecahkan segala problema kehidupan dengan amaliah dzikrullah (mengingat Allah). Penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan (library research). Metode yang penulis gunakan adalah metode analisa deskriptif. Metode deskriptif digunakan untuk menjelaskan segala hal tentang tinjauan ontologi dan aksiologi dzikir. Sedangkan metode analitik digunakan untuk mengangkat pandangan Syekh Ahmad Shohibulwafa Tajul Arifin mengenai dzikir. Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini bahwa ontologi dzikir dalam Kitab Miftahus Shudur ialah hati selalu hadir bersama Allah atau kekal hadirnya hati dengan Allah Ta'ala, dimana seorang mukmin akan lebih mendahulukan Allah dari apapun selain Allah. Selain itu dari tinjauan aksiologi, dengan berdzikir jalan menuju Allah (wushul illa Allah) akan lebih terang dan cepat bahkan segala penyakit hati termasuk lupa hati dengan Allah (ghoflatun Ilallah), gelisahnya hati atau ketidaktenteramnya qalbu dapat disembuhkan dengan amaliyah dzikirullah. Tak luput juga keimanan dari pengamal dzikir pun akan meningkat