Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Jurnal Riset Matematika

Taksiran Matriks Teknologi untuk Menentukan Sektor Unggulan di Suatu Wilayah Menggunakan Metode RAS Hana Mumtaz; Icih Sukarsih
Jurnal Riset Matematika Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Riset Matematika
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.095 KB) | DOI: 10.29313/jrm.v1i2.485

Abstract

Abstract. The economy of a region consists of various interrelated sectors. The linkages between sectors can be analyzed to determine which sectors have a high contribution rate to the economy of a region or are referred to as leading sectors. Determination of the leading sector for a particular year can be done through input-output analysis. The input-output tables used to analyze the leading sectors are not published every year, so the input-output tables for a particular year are sometimes obtained through the estimation method. There is technical coefficient matrix in the input-output table which states the total input ratio for a sector to the total output of other sectors. This study aims to estimate the technical coefficient matrix in Tegal Regency in 2020 using the RAS method. The estimation is based on the input-output table of Tegal Regency in 2016. The results of the technical coefficient matrix estimation are used to create a multiplier matrix which then analyzed to determine the leading sectors by calculating the dispersion power index and the sensitivity index of each sector. Based on analysis, it was found that the manufacturing sector and the construction sector are the leading sectors in the Tegal Regency area in 2020. Abstrak. Perekonomian suatu wilayah terdiri dari berbagai sektor yang saling terkait. Keterkaitan antar sektor dapat dianalisis untuk menentukan sektor yang memiliki tingkat kontribusi tinggi dalam perekonomian suatu wilayah atau disebut sebagai sektor unggulan. Penentuan sektor unggulan untuk tahun tertentu dapat dilakukan melalui analisis input-output. Tabel input-output yang digunakan untuk menganalisis sektor unggulan tidak dipublikasikan setiap tahun, sehingga tabel input-ouput pada tahun tertentu terkadang diperoleh melalui metode penaksiran. Dalam suatu tabel input-output terdapat matriks teknologi yang menyatakan rasio jumlah output suatu sektor yang diperlukan sebagai input untuk menghasilkan satu unit output pada sektor lain. Penelitian ini bertujuan untuk menaksir matriks teknologi di Kabupaten Tegal tahun 2020 menggunakan metode RAS. Penaksiran tersebut didasarkan pada tabel input-output Kabupaten Tegal tahun 2016. Hasil taksiran matriks teknologi digunakan untuk membuat matriks pengganda yang selanjutnya dianalisis untuk menentukan sektor unggulan dengan menghitung indeks daya penyebaran dan indeks derajat kepekaan setiap sektor. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa sektor industri pengolahan dan sektor konstruksi merupakan sektor unggulan wilayah Kabupaten Tegal pada tahun 2020.
Fungsi Transposisi Modulo untuk Mencari Nada pada Komposisi Akor dalam Musik Blues Fakhri Murfid Pratama; Icih Sukarsih
Jurnal Riset Matematika Volume 3, No.1, Juli 2023, Jurnal Riset Matematika (JRM)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrm.v3i1.1746

Abstract

Abstract. Many people were not aware that mathematics is often used to solve problems in their daily life. It can solve various problem which may connected to one's hobby, such as music. Many did not realize that music is related to mathematics. One of the music theory that is closely related to mathematics is the use of numerical notation. One of the important aspect of music theory is chords, which is a group if notes that produce harmonious sound when played simultaneously. There are many variations of chords, especially in blues songs. To determine the composition of the chord itself, the major scale of the chord was used, and the scales of the 12 existing notes transformed into integer using Integer Model of Pitch. In this research, the modulo transposition function was used to find a scale with 12 different basic tones. Modulo arithmetic was also used in this study to transpose several notes in chord compositions. The scales that have been transposed then was used to translate chord compositions in blues songs. Abstrak.Pada kehidupan sehari – hari banyak yang tidak sadar bahwa ilmu matematika sering digunakan untuk menyelesaikan masalah. Salah satu penyelesaian masalah tersebut adalah penyelasaian terhadap hobi yang sering dijumpai di masyarakat umum yaitu bermusik. Banyak yang tidak menduga bahwa musik berhubungan dengan matematika. Salah satu ilmu bermusik yang berkaitan erat dengan matematika adalah penggunaan notasi angka. Selain notasi angka adapun akor yang merupakan dari nada – nada yang apabila dimainkan secara bersamaan akan menghasilkan suara yang harmonis. Akor sendiri memiliki banyak variasi sehingga komposisi di dalam akor bisa dikatakan sangat bervariasi terutama dalam lagu beraliran blues. Musik beraliran blues menggunakan akor yang bervariasi dalam satu lagunya. Untuk menentukan komposisi akor sendiri digunakan tangga nada mayor dari nama akor tersbut sehingga harus dicari semua tangga nada dari 12 nada yang ada. Dalam penelitian ini fungsi transposisi modulo digunakan untuk mencari tangga nada dengan 12 nada dasar yang berbeda dengan menggunkan Integer Model of pitch. Aritmetika modulo pun digunakan dalam penelitian ini untuk mentrasposisi beberapa nada yang ada komposisi akor. Tangga nada sudah ditransposisi selanjutnya digunakan untuk menerjemahkan komposisi akor dalam lagu blues yang akan dijadikan sebagai objek penelitian.
Taksiran Matriks Teknologi untuk Menentukan Sektor Unggulan di Suatu Wilayah Menggunakan Metode RAS Hana Mumtaz; Icih Sukarsih
Jurnal Riset Matematika Volume 1, No.2, Desember 2021, Jurnal Riset Matematika (JRM)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrm.v1i2.485

Abstract

Abstract. The economy of a region consists of various interrelated sectors. The linkages between sectors can be analyzed to determine which sectors have a high contribution rate to the economy of a region or are referred to as leading sectors. Determination of the leading sector for a particular year can be done through input-output analysis. The input-output tables used to analyze the leading sectors are not published every year, so the input-output tables for a particular year are sometimes obtained through the estimation method. There is technical coefficient matrix in the input-output table which states the total input ratio for a sector to the total output of other sectors. This study aims to estimate the technical coefficient matrix in Tegal Regency in 2020 using the RAS method. The estimation is based on the input-output table of Tegal Regency in 2016. The results of the technical coefficient matrix estimation are used to create a multiplier matrix which then analyzed to determine the leading sectors by calculating the dispersion power index and the sensitivity index of each sector. Based on analysis, it was found that the manufacturing sector and the construction sector are the leading sectors in the Tegal Regency area in 2020. Abstrak. Perekonomian suatu wilayah terdiri dari berbagai sektor yang saling terkait. Keterkaitan antar sektor dapat dianalisis untuk menentukan sektor yang memiliki tingkat kontribusi tinggi dalam perekonomian suatu wilayah atau disebut sebagai sektor unggulan. Penentuan sektor unggulan untuk tahun tertentu dapat dilakukan melalui analisis input-output. Tabel input-output yang digunakan untuk menganalisis sektor unggulan tidak dipublikasikan setiap tahun, sehingga tabel input-ouput pada tahun tertentu terkadang diperoleh melalui metode penaksiran. Dalam suatu tabel input-output terdapat matriks teknologi yang menyatakan rasio jumlah output suatu sektor yang diperlukan sebagai input untuk menghasilkan satu unit output pada sektor lain. Penelitian ini bertujuan untuk menaksir matriks teknologi di Kabupaten Tegal tahun 2020 menggunakan metode RAS. Penaksiran tersebut didasarkan pada tabel input-output Kabupaten Tegal tahun 2016. Hasil taksiran matriks teknologi digunakan untuk membuat matriks pengganda yang selanjutnya dianalisis untuk menentukan sektor unggulan dengan menghitung indeks daya penyebaran dan indeks derajat kepekaan setiap sektor. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa sektor industri pengolahan dan sektor konstruksi merupakan sektor unggulan wilayah Kabupaten Tegal pada tahun 2020.
Penerapan Metode K-Nearest Neighbor untuk Prediksi Harga Gas Alam Menggunakan Python Diva Qirani, Selby; Sukarsih, Icih
Jurnal Riset Matematika Volume 4, No.1, Juli 2024, Jurnal Riset Matematika (JRM)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrm.v4i1.3602

Abstract

Abstrak. Parameter yang dibutuhkan untuk melakukan prediksi menggunakan KNN adalah nilai p (banyak kolom input), k (banyak data terdekat), serta fungsi jarak yang digunakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari parameter terbaik dalam memprediksi harga gas alam berdasarkan nilai Root Mean Squared Error (RMSE) yang paling kecil dengan bantuan bahasa pemrograman Python dan juga penerapan metode K-Fold Cross Validation. Penelitian ini menggunakan data per bulan harga gas alam dunia tertinggi pada bulan tersebut dengan evaluasi tingkat kesalahan yang digunakan adalah Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan prediksi harga gas alam menggunakan metode K-Nearest Neighbor (KNN) serta bagaimana pengaruh penghapusan data pencilan terhadap nilai Mean Absolute Percentage Error (MAPE) dari prediksi harga gas alam. Ditemukan data pencilan pada harga gas alam selama periode 15 bulan terletak di antara selang waktu bulan September 2021 hingga bulan Desember 2022. Parameter terbaik dengan nilai MAPE paling kecil yaitu p = 2, k = 2, dan fungsi jarak Chebysev. Parameter ini memiliki nilai MAPE sebesar 14,5306% dengan tanpa pencilan serta tanpa menerapkan K-Fold Cross Validation. Pada bulan Juni, prediksi harga gas alam adalah $2,8215, sedangkan harga aktualnya yaitu $2,839. Kesalahan relatif yang diukur oleh Mean Absolute Percentage Error (MAPE) pada prediksi ini sebesar 0,6164%. Abstract. The required parameters for making predictions using KNN include the value of p (number of input columns), k (number of nearest data points), and the distance function used. The objective of this research is to identify the optimal parameters for predicting natural gas prices based on minimizing the Root Mean Squared Error (RMSE) value, utilizing the Python programming language. Additionally, the study involves the implementation of the K-Fold Cross Validation method for a comprehensive evaluation of predictive performance. The research utilizes monthly data on the world's highest natural gas prices, with the evaluation of error rates conducted through the Mean Absolute Percentage Error (MAPE). The objective of this study is to predict natural gas prices using the KNN method and to analyze the impact of outlier data removal on the MAPE of natural gas price predictions. The optimal parameters, yielding the smallest MAPE, are determined to be p = 2, k = 2, and the Chebyshev distance function. These parameters result in an MAPE value of 14,5306%, with no outliers and without applying K-Fold Cross Validation. In the month of June, the predicted natural gas price is $2,8215, while the actual price is $2,839. The relative error, measured by the MAPE for this prediction, is 0,6164%.
Model Matematika Penyebaran Penyakit Tuberkulosis dengan Faktor Gizi dan Penggunaan Masker Medis Yusdini, Eka Putri; Icih Sukarsih
Jurnal Riset Matematika Volume 5, No.1, Juli 2025, Jurnal Riset Matematika (JRM)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrm.v5i1.6762

Abstract

Abstract. Tuberculosis is an infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis bacteria that attacks the lungs. Tuberculosis is a real problem that needs to be solved. Tuberculosis can be influenced by several factors, one of which is nutritional factors. In addition, use of medical masks is an alternative to prevent the spread of tuberculosis. To see effect of nutritional factors and use of medical masks on the spread of tuberculosis, a mathematical model approach can be used. One of the mathematical models used to analyze the spread of the disease is SIR model. There are 5 compartments in the model developed, susceptible population doesn't use medical masks, susceptible population uses medical masks, infected population doesn't use medical masks, infected population uses medical masks, and recovered population. Based on the results of the stability analysis at the disease-free equilibrium point, the eigenvalues ​​ are always negative and the eigenvalue is negative if . The disease-free equilibrium point is asymptotically stable if . This means that over time, tuberculosis will disappear. The simulation results show that nutritional status affects transmission and recovery, while use of medical masks only affects the transmission of tuberculosis. Abstrak. Tuberkulosis adalah penyakit menular disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menyerang organ paru-paru. Penyebaran penyakit tuberkulosis merupakan salah satu permasalahan nyata yang perlu dicari solusinya. Tuberkulosis dapat dipengaruhi beberapa faktor, salah satunya adalah faktor gizi. Selain itu, penggunaan masker medis menjadi salah satu alternatif untuk mencegah penyebaran penyakit tuberkulosis. Untuk melihat pengaruh faktor gizi dan penggunaan masker medis terhadap penyebaran penyakit tuberkulosis dapat dilakukan melalui pendekatan model matematika. Salah satu model matematika yang digunakan untuk menganalisis penyebaran penyakit adalah model SIR. Model SIR dikembangkan dengan menambahkan 2 kompartemen pada populasi rentan dan terinfeksi, dan parameter gizi pada siklus penularan dan penyembuhan. Terdapat 5 kompartemen pada model yang dikembangkan, yaitu populasi rentan tidak menggunakan masker medis, populasi rentan menggunakan masker medis, populasi terinfeksi tidak menggunakan masker medis, populasi terinfeksi menggunakan masker medis, dan populasi sembuh. Berdasarkan hasil analisis kestabilan di titik ekuilibrium bebas penyakit diperoleh nilai eigen selalu negatif dan nilai eigen bernilai negatif jika . Maka titik ekuilibrium bebas penyakit stabil asimtotik jika . Artinya seiring bertambahnya waktu penyakit tuberkulosis akan hilang. Hasil simulasi menunjukkan status gizi berpengaruh terhadap penularan dan kesembuhan, sementara penggunaan masker medis hanya berpengaruh terhadap penularan penyakit tuberkulosis.
Model Matematika Penyebaran Perilaku Online Compulsive Buying: Literature Review Asma, Niati; Sukarsih, Icih; Suhaedi, Didi
Jurnal Riset Matematika Volume 5, No.2, Desember 2025, Jurnal Riset Matematika (JRM)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrm.v5i2.8344

Abstract

Abstract. Online compulsive buying (OCB) is an excessive consumption phenomenon that has been increasingly prevalent in the digital era. This behavior negatively impacts not only individual financial well-being but also mental health, including increased anxiety, stress, and impulse control disorders. Various psychological and social factors, such as Fear of Missing Out (FoMO), self-control, peer influence, and social media exposure, have been proven to play essential roles in triggering and facilitating OCB behavior. This literature review explores the dynamics of OCB behavior dissemination and its implications, as well as the role of mathematical modeling as an innovative approach to study and support effective intervention efforts. The review results indicate that interventions targeting the enhancement of self-control and stress management can significantly reduce the prevalence of OCB. Moreover, this article discusses mathematical models that can simulate the spread and control of compulsive buying behavior within digital populations. However, further development of more realistic models and validation using empirical data is still necessary. This review emphasizes the need for a multidisciplinary approach that integrates psychology, mathematics, and information technology to design more targeted, measurable, and sustainable OCB prevention strategies in an increasingly digital society. Abstrak. Perilaku belanja online kompulsif (online compulsive buying-OCB) merupakan fenomena konsumsi berlebihan yang semakin meningkat di era digital. Perilaku ini tidak hanya berdampak negatif pada aspek finansial individu, tetapi juga memengaruhi kesehatan mental, termasuk meningkatkan kecemasan, stres, dan gangguan kontrol impuls. Berbagai faktor psikologis dan sosial, seperti Fear of Missing Out (FoMO), kontrol diri (self-control), serta pengaruh teman sebaya dan media sosial, terbukti memainkan peran penting dalam memicu dan memfasilitasi penyebaran perilaku OCB. Kajian literatur ini mengulas dinamika penyebaran perilaku OCB dan implikasinya, serta peran pemodelan matematika sebagai pendekatan inovatif untuk mengkaji serta mendukung upaya intervensi yang efektif. Hasil review menunjukkan bahwa intervensi yang menargetkan peningkatan kontrol diri dan pengelolaan stres secara signifikan dapat mengurangi prevalensi OCB. Selain itu, artikel ini membahas berbagai model matematika yang mampu mensimulasikan penyebaran dan pengendalian perilaku compulsive buying pada populasi digital. Meskipun demikian, pengembangan model yang lebih realistis dan validasi berbasis data empiris masih diperlukan. Kajian ini menekankan pentingnya pendekatan multidisiplin yang mengintegrasikan psikologi, matematika, dan teknologi informasi untuk merancang strategi pencegahan OCB yang lebih tepat sasaran, terukur, dan berkelanjutan di tengah masyarakat digital yang terus berkembang.
Model Predator-Prey yang dipengaruhi Penyakit: Literature Review Triputra Tresnasena, Andika; Sukarsih, Icih; Fahmi Fikri, Fariz
Jurnal Riset Matematika Volume 5, No.2, Desember 2025, Jurnal Riset Matematika (JRM)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrm.v5i2.8707

Abstract

Abstract. Classical predator-prey models have long been used to describe interactions within ecological systems, yet they often fall short in capturing the complex dynamics that arise when disease is present. In recent decades, the growing incidence of diseases affecting wildlife and spreading across species boundaries has underscored the urgency of understanding epidemiological impacts within predator-prey systems. This study aims to systematically review various mathematical models that incorporate infection dynamics in prey, predators, or both. The review was conducted through a literature study of eight selected scientific articles representing diverse modeling frameworks and biological assumptions. Data was collected from reputable journal publications and analyzed qualitatively by examining disease schemes, recovery mechanisms, predation preferences, and environmental influences such as delay, harvesting, and external interventions. The analysis reveals that disease presence can lead to a wide range of dynamic behaviors, from stable coexistence to bifurcation and periodic oscillations, depending on critical parameter values and structural configurations. Integrating epidemiological components into ecological models not only enhances theoretical understanding but also offers a foundation for developing more adaptive, data-driven strategies to manage populations under increasing ecological and epidemiological pressures. Abstrak. Model predator-prey klasik telah banyak dimanfaatkan untuk menggambarkan interaksi populasi dalam ekosistem, namun masih belum sepenuhnya merefleksikan dinamika kompleks yang muncul akibat keberadaan penyakit. Dalam beberapa dekade terakhir, meningkatnya kasus penyakit yang menjangkiti hewan liar dan menyebar antar spesies menimbulkan kebutuhan mendesak untuk memahami dampak epidemiologis dalam sistem predator-prey. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara sistematis berbagai model matematika yang menggabungkan aspek infeksi pada mangsa, predator, maupun keduanya. Kajian dilakukan melalui studi pustaka terhadap delapan artikel ilmiah terpilih yang merepresentasikan ragam pendekatan dan struktur model. Data dikumpulkan dari publikasi jurnal bereputasi dan dianalisis secara kualitatif dengan menyoroti skema penyakit, mekanisme pemulihan, fungsi predasi, serta pengaruh lingkungan seperti delay, harvesting, dan intervensi eksternal. Analisis menunjukkan bahwa keberadaan penyakit dapat menghasilkan berbagai dinamika, mulai dari kestabilan hingga bifurkasi dan osilasi periodik, tergantung pada nilai parameter kritis dan konfigurasi interaksi biologis yang diasumsikan. Penyisipan elemen epidemiologi ke dalam model ekologis tidak hanya memperkaya pemahaman teoretis, tetapi juga membuka peluang untuk merancang strategi pengelolaan populasi yang lebih adaptif dan berbasis data terhadap tantangan ekologis dan penyakit yang semakin kompleks.