Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kebijakan Pengurus Santri Putra dalam Optimalisasi Sorogan di Pesantren Babakan Jamanis Pangandaran Acep Ridwan Maulana
Sosiosaintika Vol. 1 No. 1 (2023): SOSIOSAINTIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : CV Global Research Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59996/sosiosaintika.v1i1.28

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Kebijakan Pengurus Santri Putra dalam Optimalisasi Kegiatan Sorogan Bagi Santri di Pondok Pesantren Babakan Jamanis Pangandaran. Sorogan merupakan salah satu aktivitas yang mendukung kegiatan pembelajaran santri di pondok pesantren. Kebijakan tentang sorogan harus diinisiasi oleh divisi pendidikan dan diamini oleh rois (pimpinan santri) beserta jajarannya. Hal-hal yang mesti diatur diantaranya mekanisme sorogan, penentuan kelompok sorogan, penjaringan guru sorogan serta target capaian sorogan dalam jangka waktu tertentu. Untuk pengumpulan data, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik etnografi. Dengan memadukan tiga instrumen, peneliti berikhtiar untuk mendapatkan data autentik dan orisinil dari penelitian ini. Adapun ketiga instrumen itu adalah wawancaran, observasi partisipatif dan dokumentasi. Maka berdasarkan hasil penelitian, didapatkan kesimpulan bahwa divisi pendidikan selaku badan yang bertanggungjawab tentang sorogan sudah melaksanakan tugasnya dengan baik. Sudah lahir beberapa kebijakan yang mulai terasa dampaknya. Namun, kebijakan ini harus dikawal oleh semua pihak agar hasilnya dapat dirasakan dengan optimal.
PENYUSUNAN DRAF PERATURAN DESA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PARTISIPASI ANAK REMAJA DALAM KEGIATAN MAGRIB MENGAJI DI DESA BATUKARAS Neneng Nurmalasari; Devi Silvia Dewi; Siti Julaeha; Acep Ridwan Maulana; Dian Herdiana
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 5, No 2 (2023): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v5i2.11535

Abstract

Maghrib reciting the Koran is a habitual program activity for reading, writing, understanding and reciting the Koran which is carried out between Maghrib and Isha. However, participation of teenagers in these activities tends to be low. The development of village regulations arose as an effort to increase the participation of teenagers in Maghrib Koran activities in Batukaras village, and aims to understand the extent to which village regulations can be an effective instrument in stimulating the participation of teenagers in Maghrib Koran activities. This service method involves surveys, interviews and observations. This service also identifies factors that influence adolescent participation and provides policy recommendations to support increasing adolescent participation. The implications of the policies resulting from this research can help the Batukaras village community, similar communities in efforts to increase the Maghrib recitation of the Koran and maintain religious, social and cultural values in society. The result of this service is village regulations regarding evening Koran recitation activities Key words: evening Koran recitation, participation, teenagers, village regulations.