Rohmat Hidayat
MA Al-Manar Tengaran

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MODEL STRATEGI PENDIDIKAN NILAI MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN PADA GENERASI MILENIAL DI MADRASAH ALIYAH AL-MANAR TENGARAN Rohmat Hidayat
Swakarya: Jurnal Penelitian Sosial dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Swakarya: Jurnal Penelitian Sosial dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/swakarya.v1i1.32

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis model strategi pendidikan nilai mata pendidikan pancasila dan kewarganegaraan pada generasi milenial di Madrasah Aliyah Al-Manar Tengaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Pendekatan ini menggunakan penelusuran untuk mengeksplorasi atau memahami suatu gejala. Menurut Sugiyono penelitian deskriptif yaitu, penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai variabel mandiri, baik satu variabel atau lebih (independen) tanpa membuat perbandingan, atau menghubungkan dengan variabel yang lain. Penelitian deskriptif digunakan untuk menggambarkan fenomena-fenomena yang ada tempat penelitian model strategi pendidikan nilai mata pendidikan pancasila dan kewarganegaraan pada generasi milenial di Madrasah Aliyah Al-Manar Tengaran. Metode dalam penelitian ini yakni dengan cara mengambil data dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis data Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1)Pendidikan nilai pada generasi milenial memerlukan perlakuan khusus yang berbeda. 2)Permasalahan inti dalam metode pendidikan nilai ialah kegunaan media yang dapat diimplementasikan untuk bisa mentransfer keilmuan pendidikan nilai kepada milenials; 3)Terdapat beberapa metode yang digunakan, antara lain: Model pendidikan nilai terbimbing; Pendidikan nilai berbasis visual yang menyenangkan; Optimalisasi implementasi pendidikan nilai dengan aplikasi dan media sosial; Pendidikan nilai integrasi kearifan lokal dengan enterpreneurship dan kreatifitas.