Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGAMBILAN KEPUTUSAN STRATEGI MANAJEMEN SISTEM INFORMASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (SI/TI) BERDASARKAN PRIORITAS MENGGUNAKAN AHP (ANALITYCAL HIERARCHY PROCESS) Nur Abidin; Saffana Assani
NJCA (Nusantara Journal of Computers and Its Applications) Vol 3, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Computer Society of Nahdlatul Ulama (CSNU) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36564/njca.v3i2.80

Abstract

Penerapan teknologi informasi tentunya harus dibarengi dengan perencanaan sistem dan teknologi informasi, tatakelola teknologi informasi dan analisis yang baik, sehingga pemanfaatannya tidak menimbulkan masalah yang berpengaruh pada efisiensi dan efektifitas kenerja perguruan tinggi. Pengambilan keputusan untuk melaksanakan strategi yang sudah disarankan menjadi pertimbangan bagi stakholder. Untuk menjalankan strategi yang sudah ditetapkan tentunya harus diambil berdasarkan prioritas yang disepakati oleh pimpinan. Hasil dari penelitian ini adalah prioritas penerapan strategi manajemen sistem informasi dan teknologi informasi (SI/TI) menggunakan metode Analitycal Hierarchy Process (AHP) yang dapat membantu pihak pimpinan melaksanakan strategi melalui kriteria yang ada.
IMPLEMENTASI DAN ANALISA QUALITY OF SERVICE WIRELESS VOIP BERBASIS SIP PADA MOBILE ADHOC NETWORK BERBASIS OPENWRT Mohamad Hariyadi; Nur Abidin
NJCA (Nusantara Journal of Computers and Its Applications) Vol 3, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Computer Society of Nahdlatul Ulama (CSNU) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36564/njca.v3i2.73

Abstract

Teknologi VOIP telah berkembang dengan pesat akan tetapi penerapan telekomunikasi di Indonesia masih belum menyeluruh dikarenakan belum meratanya layanan  infrastruktur jaringan yang di sediakan oleh pihak pemerintah maupun swasta di karenakan biaya pembangunannya yang sangat besar dan tidak sebanding dengan keuntungan yang di dapat jika di terapkan pada daerah pedalaman. Penggunaan router sebagai pengganti BTS (Base Tranceiver Station) dengan menggunakan firmware OpenWRT di harapkan bisa mengatasi besarnya biaya yang di keluarkan dalam membangun sebuah infrastruktur jaringan pada daerah pedalaman. Implementasi Mobile Adhoc Network (MANET) dengan  menggunakan protocol BATMAN ADV Juga di lakukan karena pada teknologi ini terdiri dari kumpulan beberapa node dengan komunikasi nirkabel yang dapat saling berkomunikasi tanpa harus ada node yang bertindak sebagai sentral dengan demikian penerapan topologi jaringan bisa di set secara dinamis. Dari pengujian yang sudah dilakukan bahwa implementasi VOIP berbasis Session Initial Protocol (SIP) dan Mobile Adhoc Network telah berjalan dengan baik dengan di tandai berhasilnya komunikasi yang di lakukan pada saat uji coba dan node juga bisa terhubung sendiri pada saat masuk area jangkauan jaringan tanpa harus di set ulang, maksimal pengguna yang bisa di layani sebanyak 24 pengguna, jarak maksimal jangkauan pernode adalah 52 meter dan hasil pengujian dengan skenario node bergerak pada kondisi line of sight di peroleh maksimal delay 21 ms dan maksimal packet loss adalah 0,5 % dengan nilai MOS rata-rata 4.4 yang memiliki kualitas baik sesuai dengan standar ITU Telecommunication.