Nur Santriyana
Universitas Ibn Khaldun

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Kerja pada Pekerja Pembuat Bolu Talas Kujang di Home Industry Kelurahan Bubulak Tahun 2022 Nur Santriyana; Eny Dwimawati; Rahma Listyandini
PROMOTOR Vol. 6 No. 4 (2023): AGUSTUS
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v6i4.273

Abstract

Kelelahan kerja merupakan perasaan lelah yang bermacam dikeluhkan dengan ditandai penurunan aktivitas dan motivasi sehingga dapat mempengaruhi tubuh hingga tidak dapat kembali bekerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada pekerja pembuat Bolu Talas kujang di Home Industry Kelurahan Bubulak Tahun 2022. Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik kuantitatif yang menggunakan pendekatan desain cross sectional bertujuan untuk melihat hubungan antara variabel dependen (kelelahan kerja) dengan variabel independen (usia, jenis kelamin, masa kerja, status gizi, waktu kerja dan beban kerja). Teknik pengambilan sampel diperoleh secara total sampling atau sampling jenuh dari jumlah sampel sebanyak 43 pekerja pembuat bolu talas kujang. Analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Instrument penelitian yang digunakan untuk varaibel kelelahan yaitu Subjektive Self ranting test dari industrial fatigue research committee (IFRC). Hasil penelitian menunjukan Usia (p-value= 0,000), Jenis Kelamin (p-value= 0,680), Masa Kerja (p-value= 0,014), Status Gizi (p-value= 0,074), Waktu Kerja (p-value= 1,000), Beban Kerja (p-value= 0,064) dengan kelelahan kerja. Terdapat hubungan (usia dan masa kerja) dengan kelelahan kerja) dan tidak terdapat hubungan jenis kelamin, status gizi, waktu kerja dan beban kerja dengan kelelahan kerja. Maka dari itu pekerja disaranakan untuk melakukan peregangan minimal 5 menit disela-sela pekerjaan untuk menginghindari risiko kelelahan berat serta para pekerja agar rutin meminum air putih saat bekerja untuk mengindari terjadinya dehidrasi.