Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KONDISI HIDRODINAMIKA DAN TRANSPOR SEDIMEN DI MUARA SUNGAI PALU Mohammad Lutfi; Markus Lumbaa; Risna Risna
PETROGAS: Journal of Energy and Technology Vol 3, No 2 (2021): October
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi MIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58267/petrogas.v3i2.66

Abstract

Sedimentation at the mouth of the Palu River is the cause of frequent flooding in Palu City. This study aims to understand the hydrodynamic conditions and longshore sediment transport around the mouth of the Palu River. Hydrodynamic conditions were analyzed by measuring velocity and current direction, salinity, discharge, breaking wave height, breaking wave depth, wave incidence angle, water density, and water depth. While the amount of longshore sediment transport was calculated based on the CERC empirical formula. The results revealed that the distribution of currents at the mouth of the Palu River was dominated by river currents, where the amount of seawater in the mouth of the river was small. This could be seen from the small salinity value, which ranged from 1 ‰ to 5 ‰. The longshore sediment transport around the Palu River estuary is 36.06 m3/day, where this sediment resulted in silting at the Palu River estuary during deposition.
KAJIAN PENERAPAN KAMPUS RAMAH LINGKUNGAN (GREEN CAMPUS) DI STT MIGAS BALIKPAPAN Risna Risna; Esterina Paindan; Eltimeyansi Crisye Randanan; Mohammad Lutfi
PETROGAS: Journal of Energy and Technology Vol 3, No 1 (2021): March
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi MIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58267/petrogas.v3i1.53

Abstract

Global Warming is one of the environmental problems today. Efforts of anticipatons as a form of concern, have been carried out by various environmental movement programs, initiated by the government, NGOs and the community. In principle, environmentally friendly campus management is one of the determinants in producing the quality and quantity of the ongoing educational process. The purpose of this research is to study the application of an environmentally friendly campus using the fishbone diagram method to analyze the cause and effect of a problem. The results of the cause and effect analysis are then used as input to formulate internal factors in the SWOT, then produce strategies to minimize obstacles and increase the success of the green campus. This research is useful for educational institutions at STT Migas Balikpapan because it can provide an understanding of campus management policies that are oriented towards environmental management, in an effort to implement environmental education for students, as well as the care and involvement of all elements of the academic community in a culture of environmental care.
Uji Kelayakan Pati Jagung dan Gandum sebagai Additive KCl Polymer pada Water Base Mud Muhammad Zulfi Abi Rabdi; Risna Risna; Mirza Mirza
Majamecha Vol. 8 No. 1 (2026): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v8i1.4604

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan penggunaan pati jagung dan pati gandum sebagai additive alami pada sistem lumpur pengeboran berbasis air dengan KCl polymer. Fokus penelitian diarahkan pada pengaruh penambahan kedua bahan tersebut terhadap karakteristik reologi lumpur yang meliputi mud weight, plastic viscosity, yield point, dan gel strength, serta terhadap nilai filtration loss dan ketebalan mud cake. Metode penelitian dilakukan melalui pengujian laboratorium dengan empat variasi formulasi lumpur, yaitu lumpur dasar KCl polymer, lumpur dengan penambahan pati jagung, lumpur dengan penambahan pati gandum, serta lumpur dengan kombinasi kedua additive tersebut. Seluruh pengujian dilakukan pada suhu 120°F menggunakan peralatan standar berupa Fann VG Meter, Mud Balance, dan API Filter Press. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan pati jagung dan pati gandum memberikan pengaruh positif terhadap kestabilan lumpur pemboran secara keseluruhan. Pati jagung menunjukkan kinerja lebih baik dalam meningkatkan gel strength hingga 11 lb/100 ft² pada 10 detik dan 3 lb/100 ft² pada 10 menit. Sementara itu, pati gandum lebih efektif dalam menurunkan nilai filtration loss hingga 60 ml. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan pati jagung direkomendasikan untuk peningkatan kestabilan reologi, sedangkan pati gandum lebih sesuai digunakan sebagai pengendali filtrasi sesuai kebutuhan operasi pengeboran lapangan.
Uji Kelayakan Pati Jagung dan Gandum sebagai Additive KCl Polymer pada Water Base Mud Muhammad Zulfi Abi Rabdi; Risna Risna; Mirza Mirza
Majamecha Vol. 8 No. 1 (2026): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v8i1.4604

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan penggunaan pati jagung dan pati gandum sebagai additive alami pada sistem lumpur pengeboran berbasis air dengan KCl polymer. Fokus penelitian diarahkan pada pengaruh penambahan kedua bahan tersebut terhadap karakteristik reologi lumpur yang meliputi mud weight, plastic viscosity, yield point, dan gel strength, serta terhadap nilai filtration loss dan ketebalan mud cake. Metode penelitian dilakukan melalui pengujian laboratorium dengan empat variasi formulasi lumpur, yaitu lumpur dasar KCl polymer, lumpur dengan penambahan pati jagung, lumpur dengan penambahan pati gandum, serta lumpur dengan kombinasi kedua additive tersebut. Seluruh pengujian dilakukan pada suhu 120°F menggunakan peralatan standar berupa Fann VG Meter, Mud Balance, dan API Filter Press. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan pati jagung dan pati gandum memberikan pengaruh positif terhadap kestabilan lumpur pemboran secara keseluruhan. Pati jagung menunjukkan kinerja lebih baik dalam meningkatkan gel strength hingga 11 lb/100 ft² pada 10 detik dan 3 lb/100 ft² pada 10 menit. Sementara itu, pati gandum lebih efektif dalam menurunkan nilai filtration loss hingga 60 ml. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan pati jagung direkomendasikan untuk peningkatan kestabilan reologi, sedangkan pati gandum lebih sesuai digunakan sebagai pengendali filtrasi sesuai kebutuhan operasi pengeboran lapangan.