Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menguji hipotesis pengaruh gaya berpikir danpengetahuan awal taruna terhadap kemampuan pemecahan soal cerita matematika. Hipotesispenelitian ini meliputi: 1) Terdapat pengaruh gaya berpikir terhadap kemampuan pemecahan soalcerita matematika. 2) Terdapat pengaruh pengetahuan awal terhadap kemampuan pemecahan soalcerita matematika. 3) Terdapat pengaruh interaktif gaya berpikir dan pengetahuan awal terhadapkemampuan pemecahan soal cerita matematika. Metode yang digunakan dalam penelitian iniadalah Survey Expose Facto. Populasi terjangkau adalah Taruna Tingkat 1 Akademi MaritimNasional Jakarta Raya (Aman Jaya). Besar sampel sebanyak 88 taruna, dengan teknik samplingyang digunakan teknik random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu tes uraiankemampuan pemecahan soal cerita matematika materi Aljabar sebanyak 9 soal yang telah diujivaliditasnya dan koefisien reliabilitasnya 0,710; instrumen gaya berpikir sebanyak 20 soal yangtelah diuji validitasnya dan koefisien reliabilitasnya 0,696; dan instrumen pengetahuan awalsebanyak 22 soal yang telah diuji validitasnya dan koefisien reliabilitasnya 0,826. Analisis datamenggunakan analisis of varians (ANAVA) dua jalur. Hasil pengujian hipotesis penelitiandiperoleh simpulan sebagai berikut: 1) Terdapat pengaruh yang signifikan gaya berpikir terhadapkemampuan pemecahan soal cerita matematika dengan sig. 0,07. 2) Terdapat pengaruh yang tidaksignifikan pengetahuan awal terhadap kemampuan pemecahan soal cerita matematika dengan sig.0,913. 3) Terdapat pengaruh interaktif yang tidak signifikan gaya berpikir dan pengetahuan awalterhadap kemampuan pemecahan soal cerita matematika dengan sig. 0,268.