This Author published in this journals
All Journal Jurnal Berdaya
Prayekti Diftania Hadiani
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan - UNPAD

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SURVEI LAPANG PEMANFAATAN RUMPUT LAUT BERKELANJUTAN DI PANTAI SAYANGHEULANG KECAMATAN PAMEUNGPEUK Prayekti Diftania Hadiani; Santi Rukminita Anggraeni
Jurnal Berdaya Vol 2, No 2 (2022): Desember-Jurnal of Berdaya
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/job.v2i2.43598

Abstract

Rumput laut merupakan salah satu komoditas ekonomi pesisir Pamengpeuk untuk bahan baku agar kertas khas Pamengpeuk. Sumberdaya rumput laut di Pamengpeuk masih mengandalkan suplai alam yang dipengaruhi oleh faktor musim. Budidaya rumput laut belum berkembang karena faktor teknis dan alam. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan untuk mengetahui dan mengumpulkan informasi potensi pemanfaatan rumput laut alam berkelanjutan di Pameungpeuk. Pelaksanaan kegiatan dilakukan  terintegrasi dengan kuliah kerja nyata pada bulan Juli hingga Agustus 2022. Lokasi kegiatan ppm dilaksanakan di Desa Mancagahar Kecamatan Pamengpeuk. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu survei lapangan berupa wawancara dan observasi. Pengambilan data tutupan rumput laut di pantai Sayang Heulang juga dilakukan dengan metode transek garis. Petani pengumpul rumput laut di pesisir pameungpeuk bekerja perseorangan (tidak dalam suatu organisasi atau komunitas. Pengambilan rumput laut alam dilakukan  ketika air laut sedang surut. Rumput laut kemudian dijual kepada pengepul dalam keadaan segar dan atau kering. Pemanfaatan ekonomi rumput laut sebagai bahan baku agar kertas yang diproduksi oleh UMKM Apel dan Bintang Melon atau dijual keluar daerah dalam bentuk rumput laut kering. Kedua industri tersebut memiliki alur proses produksi dan bahan baku yang serupa. Rata-rata tutupan rumput laut di pantai Sayang Heulang sangat bervariasi dari 5,938 hingga 10,625 m2 yang mengindikasikan luas tutupan yang saeksploitasi berlebih. Jenis rumput laut yang ditemukan dalam survei adalah Ulva, Ggelidium, Gracilaria dan Sargassum. Data yang didapatkan dari survei lapang dan observasi ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan untuk inovasi-inovasi pengelolaan rumput laut berkelanjutan di wilayah Kecamatan Pameungpeuk di masa mendatang.