Lulut Sasmito
Poltekkes Kemenkes Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERDAYAAN LANSIA MELALUI SENAM LANSIA DAN MEDICAL CHEKUP Moh. Wildan; Lulut Sasmito; Riza Umami
Jurnal IDAMAN (Induk Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan) Vol 3 No 1 (2019): Jurnal IDAMAN (Induk Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/j.idaman.v(3)i(1)y(2019).page:22-31

Abstract

Kualitas hidup penduduk lanjut usia yang umumnya masih rendah dapat terlihat dari pendidikan tertinggi yang ditamatkan dan angka buta huruf lanjut usia. Umur harapan hidup tahun 2015 adalah 19,9% atau 15,3 juta jiwa terdapat kecenderungan angka kesakitan lanjut usia mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Dari hasil studi pendahuluan didapatkan data sebagai berikut jumlah Lansia sebanyak 87 orang, dan sebanyak 50,98% lansia menderita nyeri tulang (reumatik), 42,16% menderita hipertensi, dan sebanyak 4,90% menderita DM. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan usaha pemberdayaan lansia melalui senam lansia dan medical chek up di Lingkungan Perumnas Patrang kecamatan Patrang kabupaten Jember untuk peningkatan kualitas hidup Lansia. Kegiatan yang dilakukan diantaranya adalah senam lansia dan medikal chekup sesuai dengan rencana dan mendapatkan apresiasi yang positif oleh masyarakat. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan selama 2 kali, Pemeriksaan fisik dan medical chekup 2 kali dan senam 4 kali. Setiap kegiatan diikuti oleh 50 – 60 peserta. Jumlah perserta mulai kegiatan pertama sampai selanjutnya mengalami peningkatan. Sampai saat ini kegiatan senan lansia masih terus berlangsung dengan rutin. Terdapat peningkatan yang bermakna pengetahuan lansia tentang pola hidup sehat antara sebelum dan sesudan mengikuti penyuluhan. Juga terdapat penurunan rata-rata hasil pemeriksaan tekanan darah, glukosa darah, urid acid dan cholesterol setelah mengikuti kegiatan pemberdayaan dengan senam lansia secara rutin. Untuk selanjutnya kegiatan ini masih perlu diadakan penyuluhan dan senam lansia lanjutan.
HUBUNGAN PARITAS DENGAN KEJADIAN ANEMIA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS SUMBERJAMBE KABUPATEN JEMBER Vike Ayu Permata Putri; Lulut Sasmito
HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/healthy.v5i4.13138

Abstract

Anemia in pregnant women is a health issue that can increase the risk of complications for both the mother and the fetus. Data from the Jember Regency Health Office for 2024 show that of the 578 pregnant women who underwent checkups at the Sumberjambe Community Health Center, 246 (42.6%) were anemic. Parity is believed to be associated with the incidence of anemia because repeated pregnancies can deplete a mother’s iron stores. This study aims to analyze the relationship between parity and the incidence of anemia among third-trimester pregnant women at the Sumberjambe Community Health Center in Jember Regency in 2025. The study employed an analytical design with a cross-sectional approach and retrospective data collection via medical records. The study sample consisted of 160 third-trimester pregnant women selected using purposive sampling. Data analysis was performed using the Spearman rank test. The results showed that the majority of respondents were primiparous (40.0%) and did not have anemia (61.9%). The Spearman rank test yielded a p-value of 0.293 (p > 0.05) with a correlation coefficient of 0.084, indicating a very weak and nonsignificant association. It is concluded that there is no association between parity and the incidence of anemia among pregnant women in their third trimester at the Sumberjambe Community Health Center in Jember Regency in 2025. ABSTRAKAnemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang dapat meningkatkan risiko komplikasi pada ibu dan janin. Data Dinas Kesehatan Kabupaten Jember tahun 2024 menunjukkan bahwa dari 578 ibu hamil yang melakukan pemeriksaan di Puskesmas Sumberjambe, sebanyak 246 ibu hamil mengalami anemia (42,6%). Paritas diduga berhubungan dengan kejadian anemia karena kehamilan berulang dapat menurunkan cadangan zat besi ibu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan paritas dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Sumberjambe Kabupaten Jember tahun 2025. Penelitian menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional dan pengumpulan data secara retrospektif melalui rekam medis. Sampel penelitian sebanyak 160 ibu hamil trimester III yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden merupakan primipara (40,0%) dan tidak mengalami anemia (61,9%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai p-value sebesar 0,293 (p > 0,05) dengan koefisien korelasi sebesar 0,084 yang menunjukkan hubungan sangat lemah dan tidak signifikan. Disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara paritas dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Sumberjambe Kabupaten Jember tahun 2025.