Alfiandri Hasan Bolan
Mahasiswa Prodi Profesi Ners, STIKes Maranatha Kupang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Pemahaman Masyarakat Produktif Desa Manusak Tentang Pandemi Covid-19 Ni Made Merlin; Antonius Rino Vanchapo; Juandri Seprianto Tusi; Alfiandri Hasan Bolan
Journal of Community Engagement in Health Vol. 4 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v4i1.101

Abstract

COVIC-19 merupakan penyakit pada sistem pernapasan yang dapat menyerang dan menginfeksi manusia dengan sangat cepat. Angka kejadian semakin meningkat dan terus meningkat seiring dengan angka kematian. Salah satu penyebab yaitu kurangnya tingkat pemahaman dari masyarakat terkait pandemi COVID-19. Salah satu upaya yaitu peningkatan pemahaman dengan ceramah. Manfaat dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah masyarakat lebih paham dan diharapkan kepatuhan masyarakat terkait pencegahan COVID-19 meningkat seiring dengan peningkatan pemahaman.
Simulasi Protokol Pencegahan Covid-19 Pada Rumah Tangga di Dusun 4 Desa Manusak Antonius Rino Vanchapo; Ni Made Merlin; Emanuel Suban Bala Lewar; Alfiandri Hasan Bolan
Journal of Community Engagement in Health Vol. 4 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v4i1.105

Abstract

COVID-19 merupakan masalah global yang sedang dialami oleh seluruh dunia. Masalah ini meningkat setiap harinya. Peningkatan yang terjadi salah satunya dapat diakibatkan oleh pemahaman yang kurang dari masyarakat terkait protokol pencegahan COVID-19. Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan yaitu pengabdian kepada masyarakat untuk melakukan simulasi protokol pencegahan COVID-19. Tujuannya yaitu masyarakat paham dan dapat meningkatkan sikap masyarakat terkait pencegahan COVID-19. Peserta sebanyak 124 yang dibagi dalam 4 hari kegiatan. Hasil dari kegiatan ini adalah masyarakat paham terkait protokol pencegahan COVID-19 dan juga memiliki fasilitas tempat cuci tangan sederhana didepan rumah. Hambatan yaitu kendala Bahasa antara tim dan juga peserta dalam proses ceramah dan juga simulasi.