Zuhrotul Aini
Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Pengembangan Transformasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIM-RS) di RSUD dr. Iskak Tulungagung Zuhrotul Aini; Nurwijayanti Nurwijayanti; Supriyanto Supriyanto; Heru Eko Susanto
Journal of Community Engagement in Health Vol. 5 No. 2 (2022): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v5i22.383

Abstract

Dalam persiapan menuju era disrupsi kesehatan 4.0, masih banyak rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan yang menghadapi berbagai tantangan. Tantangan yang paling utama dirasakan dari segi ketidakjelasan peraturan perundangan dan kurangnya harmonisasi regulasi antar kementerian terkait. RSUD dr. Iskak Tulungagung sebagai fasilitas pelayanan kesehatan sekunder merupakan komponen yang tidak terpisahkan dalam proses transformasi kesehatan nasional. SIMRS RSUD dr. Iskak Tulungagung saat ini terfokus utama pada pelayanan billing pasien mulai dari pendaftaran pasien, pelayanan di unit pelayanan, order pemeriksaan ke penunjang medis sampai dengan pasien keluar rumah sakit. Proses digitalisasi dan integrasi seluruh data Rumah Sakit dalam bentuk digital ini memiliki beberapa kendala, sehingga dinilai belum optimal dalam penerapan transformasi SIM-RS RSUD dr.Iskak Tulungagung.Tujuan kegiatan residensi ini adalah untuk menganalisa faktor- faktor yang menjadi penyebab belum optimalnya Pengembangan Transformasi SIM RS di RSUD dr. Iskak Tulungagung dengan analisis fishbone dan USG serta mencari strategi yang tepat dalam upaya pengembangan Transformasi SIM RS di RSUD dr. Iskak Tulungagung dengan analisis SWOT. Hasil penelitian menyatakan masalah yang perlu diprioritaskan penyelesaiannya adalah berkas rekam medis belum terintegrasi secara digital serta setiap operator modul aplikasi hanya bisa mengakses data sesuai dengan unit masing-masing (belum terintegrasi). Strategi yang dapat diterapkan pada kegiatan residensi ini adalah secara bertahap merubah Berkas rekam medis dalam bentuk kertas menjadi digital dan terintegrasi, setiap operator modul aplikasi bisa diakses pada seluruh unit pelayanan serta mulai membentuk sistem Integrasi Layanan Back Office di RSUD dr. Iskak Tulungagung.