Sulastri Sulastri
Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PROSPEK DAN PENGEMBANGAN ASURANSI JIWA UNIT LINK SEBAGAI INSTRUMEN INVESTASI BAGI MASYARAKAT DI INDONESIA Jum'an Jum'an; Sulastri Sulastri
Jurnal Serambi Ekonomi dan Bisnis Vol 6, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jseb.v6i2.6544

Abstract

 Perkembangan industri dan praktik asuransi di Indonesia kini menuju kearah yang lebih baik daripada sebelumnya. Dalam proses perkembangan yang dilalui dengan kristalisasi oleh waktu tersebut pemahaman, pembenahan, pemasaran, dan variasi produk menjadi semakin nyata. Asuransi kini tidak hanya bertujuan untuk mengalihkan risiko, tetapi juga sebagai sarana investasi. Perkembangan tersebut kini dapat dirasakan di Indonesia dengan hadirnya produk Asuransi Jiwa Unit Link yang memberikan dua manfaat sekaligus dalam satu polis, yaitu manfaat perlindungan serta manfaat investasi sesuai dengan dana investasi yang dipilih. Objek penelitian ini adalah produk Asuransi Jika Unit Link yang dari perusahaan perusahaan asuransi jiwa di Indonesia Jenis penelitian yang di gunakan dalam penulisan Karya Tulis ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Teknik penggumpulan data yaitu menggunakan studi lapangan dan studi kepustakaan. Dalam penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif. Produk unit link diperkirakan akan kembali memberikan arah yang positif karena melihat dari sisi perencana keuangan bahwa Asuransi Jiwa khususnya Unit Link masih memiliki potensi yang cerah untuk kedepannya. Selain itu, Potensi imbal hasil investasi yang diberikan cukup menarik masyarakat untuk membeli produk tersebut yang menjadikan tingginya animo masyarakat terhadap asuransi unit link, dan hal ini memacu sebagian besar perusahaan asuransi jiwa saling berkompetisi dalam memasarkan asuransi unit link bahkan asuransi jiwa Unit Link menjadi bisnis utama perusahaan asuransi jiwa. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerbitkan aturan penyesuaian pelaksanaan teknis pemasaran Produk Asuransi Unit Link dengan memanfaatkan sarana digital atau media elektronik.
ANALISIS PROSPEK DAN PENGEMBANGAN ASURANSI JIWA UNIT LINK SEBAGAI INSTRUMEN INVESTASI BAGI MASYARAKAT DI INDONESIA Jum'an Jum'an; Sulastri Sulastri
Jurnal Serambi Ekonomi dan Bisnis Vol 6, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jseb.v6i2.6544

Abstract

 Perkembangan industri dan praktik asuransi di Indonesia kini menuju kearah yang lebih baik daripada sebelumnya. Dalam proses perkembangan yang dilalui dengan kristalisasi oleh waktu tersebut pemahaman, pembenahan, pemasaran, dan variasi produk menjadi semakin nyata. Asuransi kini tidak hanya bertujuan untuk mengalihkan risiko, tetapi juga sebagai sarana investasi. Perkembangan tersebut kini dapat dirasakan di Indonesia dengan hadirnya produk Asuransi Jiwa Unit Link yang memberikan dua manfaat sekaligus dalam satu polis, yaitu manfaat perlindungan serta manfaat investasi sesuai dengan dana investasi yang dipilih. Objek penelitian ini adalah produk Asuransi Jika Unit Link yang dari perusahaan perusahaan asuransi jiwa di Indonesia Jenis penelitian yang di gunakan dalam penulisan Karya Tulis ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Teknik penggumpulan data yaitu menggunakan studi lapangan dan studi kepustakaan. Dalam penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif. Produk unit link diperkirakan akan kembali memberikan arah yang positif karena melihat dari sisi perencana keuangan bahwa Asuransi Jiwa khususnya Unit Link masih memiliki potensi yang cerah untuk kedepannya. Selain itu, Potensi imbal hasil investasi yang diberikan cukup menarik masyarakat untuk membeli produk tersebut yang menjadikan tingginya animo masyarakat terhadap asuransi unit link, dan hal ini memacu sebagian besar perusahaan asuransi jiwa saling berkompetisi dalam memasarkan asuransi unit link bahkan asuransi jiwa Unit Link menjadi bisnis utama perusahaan asuransi jiwa. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerbitkan aturan penyesuaian pelaksanaan teknis pemasaran Produk Asuransi Unit Link dengan memanfaatkan sarana digital atau media elektronik.
UPAYA GURU KELAS DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER DISIPLIN SISWA KELAS V DI SDN 15 KARTIASA KABUPATEN SAMBAS TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Sulastri Sulastri
Lunggi Journal Vol. 1 No. 1 (2023): Lunggi Journal: Literasi Unggulan Ilmiah Multidisipliner
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkapka tentang: 1) Upaya guru kelas dalam dalam pembentukan karakter disiplin siswa kelas V di SDN 15 Kartiasa tahun pelajaran 2021/2022; 2) Faktor pendukung dan penghambat upaya guru kelas dalam membentuk karakter disiplin siswa kelas V di SDN 15 Kartiasa tahun pelajaran 2021/2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Upaya guru kelas dalam pembentukan karakter disiplin siswa kelas V di SDN 15 Kartiasa tahun pelajaran 2021/2022 melakukan pembiasaan dan memberikan keteladanan yang baik kepada siswa; 2) Faktor pendukung dan penghambat upaya guru kelas dalam membentik karakter disiplin siswa kelas V di SDN 15 Kartiasa tahun pelajaran 2021/2022 ialah sebagai berikut: a) Faktor pendukungnya yaitu adanya dukungan dari kepala sekolah, adanya kerjasama antara orang tua dengan guru, dan adanya kesadaran dari diri siswa; b) Faktor penghambatnya yaitu, adat atau kebiasaan, keturunan, lingkungan, dan kurangnya dukungan dari orang tua siswa