JUNAID JUNAID
Universitas Halu Oleo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Iklan dalam Perilaku Penggunaan Kosmetik Pemutih Kulit pada Remaja: Studi pada SMAN 2 Kendari ARNIWIJAYA ARNIWIJAYA; JUNAID JUNAID; FARIT REZAL
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 1, No 1 (2020): Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jwins.v1i1.18182

Abstract

Latar Belakang: Produk pemutih kulit adalah salah satu produk kosmetik yang mengandung bahan aktif yang dapat menekan atau menghambat pembentukan melanin atau menghilangkan melanin yang sudah terbentuk sehingga memberikan warna kulit yang lebih putih. Beragam iklan produk-produk kecantikan di media cetak maupun elektonik telah membius jutaan wanita di dunia untuk berlomba-lomba membeli kosmetik yang mengandung obat pemutih.Tujuan: untuk mengetahui hubungan iklan kosmetik pemutih kulit terhadap perilaku pemakaian kosmetik pemutih kulit pada remaja putri di SMA N 2 Kota KendariMetode: Penelitian ini menggunakan Pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross sectional study.  Sebanyak 147 orang siswa remaja putri SMAN 2 Kendari terlibat didalam penelitian yang dipilih, menggunakan teknik stratified random sampling. Analisis data dengan menggunakan uji fisher exactHasil:  Penelitian  menunjukan  bahwa  ada  hubungan    antara  durasi  iklan  dengan tingkat keeratan lemah (ρ = 0,000); frekuensi iklan dengan tingkat keeratan sedang (ρ = 0,000; nilai C = 0,483) dan atensi iklan dengan tingkat keeratan lemah (ρ =0,002; nilai C = 0,256). Semakin sering remaja terpapar iklan kosmetik maka tingkat perilaku remaja memakai kosmetik pemutih kulit semakin tinggi.Kesimpulan: Ada hubungan antara durasi, frekuensi dan atensi iklan kosmetik pemutih kulit terhadap perilaku pemakaian kosmetik pemutih kulit pada remaja putri di SMA Negeri 2 Kendari, Sulawesi Tenggara
Hubungan Perilaku Orang Tua dan Paparan Asap Dalam Rumah Terhadap Kejadian ISPA Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Talaga Raya Tahun 2020 NUR ANIS HERLIDA ADAM; JUNAID JUNAID; FARIT REZAL
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 1, No 3 (2020): Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jwins.v1i3.29555

Abstract

Latar belakang : ISPA menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas penyakit menular di dunia, dimana  WHO memperkirakan bahwa kejadian (insiden) pneumonia di dunia mencapai angka kematian bayi diatas 40 per 1000 kelahiran. Prevalensi kejadian ISPA di negara Indonesia sebesar 151 juta jiwa pertahun. ISPA menempati urutan 10 besar penyakit di rumah sakit dan menempati urutan ke 9 dari 10 besar penyakit rawat inap di rumah sakit serta masuk urutan ke 4 dari 10 besar penyakit di wilayah puskesmas.Tujuan: untuk mengetahui hubungan perilaku orang tua dan paparan asap dalam rumah terhadap kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja puskesmas talaga raya kabupaten buton tengah.Metode: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis cross sectional study. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi: kuesioner, observasi, dokumentasi dan telaah dokumen.Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan antara kejadian ISPA dengan pengetahuan (ρ = 0,000), sikap(ρ = 0,000), tindakan (ρ = 0,006) dan paparan asap dalam rumah (ρ = 0,019) dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Telaga Raya. Semakin baik perilaku seseorang dan tidak terpaparnya asap maka balita akan terhindar dari kejadian ISPA..Kesimpulan:1.ada hubungan pengetahuan orang tua dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja puskesmas talaga raya.2 ada hubungan sikap orang tua dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja puskesmas talaga raya.3 ada hubungan tindakan orang tua dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja puskesmas talaga raya.4 ada hubungan paparan asap dalam rumah dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja puskesmas talaga raya.