INDAH ASRIANI
Universitas Halu Oleo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Status Imunisasi Status Gizi Dan Sumber Keterpaparan Asap Terhadap Kejadian Ispa Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Mekar Kota Kendari INDAH ASRIANI; RUSLAN MAJID; FIKKI PRASETYA
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 3, No 2 (2022): Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jwins.v3i2.29466

Abstract

Salah satu penyakit yang menyerang saluran pernapasan dari hidung sampai alveoli sehingga menyebabkan infeksi adalah ISPA atau Infeksii Saluran Pernapasan Akut termasuk menyerang adneksanya (sinus, rongga telinga tengah, pleura). Puskemas Mekar adalah salah satu puskemas yang wilayah kerjanya menduduki posisi pertama dengan kasus ISPA tertinggi di antara 10 besar penyakit dengan 903 kasus di tahun 2020. Mengetahui relasi atau hubungan dari status imunisasi, gizi serta sumber keterpaparan asap terhadap ISPA di wilayah kerja Puskemas Mekar merupakan tujuan dari penelitian ini.  Kemudian, penelitian penjelasan atau explanatory research  dengan survey approach adalah metode yang digunakan dengan hasil penelitian sebagai berikut; status gizi balita (BB/U) (Nilai sig = 0,090 > 0,05), pemberian ASI eksklusif (Nilai sig = 0.000< 0,05), status imunisasi (Nilai sig = 0.205 > 0,05), keterpaparan asap rokok (Nilai sig = 0.000 < 0,05), keterpaparan asap bahan bakar memasak (nilai sig = 0,746 > 0,05), keterpaparan asap penggunaan obat nyamuk (Nilai sig = 0.000 < 0,05) dengan kasus ISPA terhadap balita. Dari hasil tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa yang tidak ada relasi yang serius adalah status imunisasi, status gizi (BB/U) dan (TB/U) serta keterpaparan asap dari bahan bakar  dengan kasus ISPA terhadap balita, sedangkan yang ada relasi atau hubungan adalah keterapaparan asap rokok dan juga penggunaan obat nyamuk bakar dengan kasus ISPA terhadap balita.