Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh kepuasan kerja dan kualitas kinerja human resource terhadap perusahaan Dinda Savira Viantika; Zainarti Zainarti; Budi Dharma
Inovasi : Jurnal Ekonomi, Keuangan, dan Manajemen Vol 19, No 3 (2023): Agustus
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jinv.v19i3.13880

Abstract

Penelitian ini bertujun untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja dan kualitas kinerja sdm (human resource) terhadap perusahaan CV Talafun Nisa yang bergerak bidang jasa kontruksi. Dimana bentuk kepuasan kerja hingga kualitas sdm-nya tidak selalu konsisten, sering terjadinya pergantian pekerja dikarenakan kualitas pekerja yang menurun bahkan tidak sesuai dengan kualifikasi yang diterapkan yang menyebabkan terjadinya pergantian tenaga kerja terus menerus. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Metode yang digunakan adalah non-probability dengan teknik pengambilan sample sampling jenuh, dikarenakan populasi yang diambil secara garis besar terdapat 50 responden dalam bentukĀ  purposive sampling dan observasi (sebagai pendamping), dimana kriteria sample dalam penelitian yaitu para pekerja di CV Talafun Nisa. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah bentuk analisis regresi linier berganda dengan menggunakan program SPSS 25.0. Dalam penelitian ini, hasil pada variable kepuasan kerja (6,446 1,678) memberikan hasil dimana kepuasan kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas kinerjaa, dan variable kualitas sdm (5,484 1,678) juga berpengaruh signifikan terhadap kualitas kinerja, dan hasil dari koefisien determinasi menunjukkan 83% variable kepuasan kerja dan kualitas sdm memberikan sebuah kontribusi yang besar terhadap kualitas kinerja di dalam perusahaan dan menyimpulkan bahwa kepuasan kerja hingga kualitas sdm memiliki hubungan yang signifikan dan positif sehingga kepuasan kerja dan kualitas sdm mampu memberikan kontribusi besar terhadap kualitas kinerja perusahaan. Semakin tinggi tingkat kepuasan kerja di dalam ruang lingkup bekerja maka akan dapat meningkatkan kualitas kinerja di CV Talafun Nisa dan semakin tinggi kualitas sdm-nya maka akan dapat meningkatkan kualitas kinerja di CV Talafun Nisa.
PENGARUH FAKTOR BUDAYA TERHADAP BISNIS INTERNASIONAL Suhairi; Aulia Azmi Lubis; Dinda Savira Viantika; Elda Anjely Hasibuan; Agung Pratama Tarigan; Farhan Harahap
Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen Vol. 2 No. 1 (2023): Maret: Jurnal Publikasi Ilmu ManajemenĀ 
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1092.163 KB) | DOI: 10.55606/jupiman.v2i1.1019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh faktor budaya dan etika terhadap bisnis internasional. Penelitian ini adalah library research (penelitian kepustakaan). Penelitian kepustakaan yaitu penelitian yang dilaksanakan menggunakan literatur (kepustakaan), baik berupa buku, catatan, maupun laporan hasil penelitian dari penelitian terdahulu. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menelaah jurnal hasil penelitian atau artikel ilmiah, buku, dokumen, atau informasi lain yang berhubungan dengan judul penelitian. Setelah data terkumpul selanjutnya dilakukan analisis data. Analisis data dalam penelitian ini adalah menganalisis dan mensintesis dokumen tersebut untuk dikaji dan menjadi gagasan baru dalam menunjang hasil penelitian. Adapun hasil penelitian ini adalah Kebudayaan adalah kumpulan nilai, kepercayaan, perilaku, kebiasaan dan sikap yang membedakam suatu masyarakat dari yang lainnya. Kebudayaan suatu masyarakat menentukan ketentuan-ketentuan yang mengatur bagaimana perusahaan dijalankan dalam masyarakat tersebut. Faktor budaya merupakan salah satu aspek yang memiliki pengaruh yang sangat besar dalam kegiatan pemasaran internasional. Budaya adalah salah satu pondasi utama yang di jadikan landasan bagi para pelaku bisnis untuk melakukan kegiatan usahanya. Hal ini karena budaya pada level internasional sangat beragam, berbeda-beda dan dinamis sehingga memerlukan cara, strategi dan pendekatan yang berbeda-beda pula untuk memasarkan produk tersebut. Oleh karena itu dalam penyusunan program pemasaran yang tepat para pemasar di tingkat intenasional harus dapat memformulasikan strategi pemasaran, salah satunya dengan menggunakan konsep marketing mix atau bauran pemasaran yang di sesuaikan dengan daerah pemasarannya. Tentu dalam penysusunan marketing mix tersebut harus memperhatikan aspek budaya. Sehingga pendekatan dan strategi marketing mix yang meliputi product, price, placedan promotion di satu daerah dapat di sesuaikan dengan budaya setempat sehingga strategi pemasaran tersebut dapat berhasil dan tidak bertentangan atau kontradiktif pada budaya setempat yang menyebabkan kegagalan seorang pemasar dalam melakukan kegiatan usahanya.