This Author published in this journals
All Journal Lentera Pustaka
Moh Very Setiawan, Moh Very
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Representasi Perpustakaan STIM YKPN pada Video Promosi Perguruan Tinggi Setiawan, Moh Very
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 3, No 2 (2017): December
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.033 KB) | DOI: 10.14710/lenpust.v3i2.16736

Abstract

Representasi perpustakaan dalam berbagai video seringkali masih dipengaruhi oleh pandangan perpustakaan dalam konsep tradisional. Pandangan seperti ini tentunya tidak tepat jika digunakan untuk merepresentasikan sebuah perpustakaan dalam video promosi perpustakaan perguruan tinggi. Penelitian ini ingin mengetahui bagaimana tanggapan para pengguna perpustakaan STIM YKPN mengenai representasi perpustakaan pada video promosi perguruan tinggi yang diunggah pada youtube. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis resepsi. Informan yang dipilih pada penelitian ini yaitu 5 mahasiswa yang berasal dari semester tiga, lima dan tujuh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: perpustakaan masih sering digambarkan sebagai tempat belajar mandiri dan hal ini bertolak belakang dengan pendapat informan bahwa perpustakaan sekarang ini seharusnya lebih digambarkan sebagai sebagai social space. Perpustakaan seharusnya juga tidak direpresentasikan sebagai tempat yang sempit dan cenderung sepi. Representasi pustakawan sebagai wanita dengan yang hanya bertugas dalam layanan sirkulasi juga disangkal oleh beberapa pendapat, meskipun pendapat lain menyatakan bahwa hal tersebut tidak menjadi sebuah masalah. Para informan juga menolak cara penelusuran koleksi yang direpresentasikan secara manul dan terkesan tradisional. Selain itu para informan juga tidak setuju jika koleksi yang ditampilkan hanya sebatas koleksi buku pendidikan. Mereka menjelaskan bahwa koleksi lain seperti majalah, jurnal atau novel yang sifatnya hiburan juga dapat ditampilkan dengan cara yang menarik.