Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBUATAN MATERNITY JACKET SEDERHANA SEBAGAI ALAT PERAGA PRAKTIKUM PEMERIKSAAN TINGGI FUNDUS UTERI DENGAN METODE LEOPOLD Dian Kartikasari; Catur Anita Sari; Niken Kumala Budi
JOMIS (Journal of Midwifery Science) Vol 7 No 2 (2023): JOMIS (Journal Of Midwifery Science)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jomis.v7i2.3370

Abstract

Uterine fundal height measurement using Leopold method is the one of the learning outcome in antenatal care course that must be achieved by midwifery students. For practical teaching in laboratory, the lecturer and the students usually use a phantom with synthetic rubber material. As it made of synthetic rubber, this phantom become stiff and lack of real tactile sensation to measure fundal height. This research aimed to make a simple maternity jacket as practical teaching aid which fabricable and affordable so the students can determine the fundal height boundary. This study used research and development method. The number of respondents was 32 with purposive sampling and 2 experts. This research taken place in Midwifery Laboratory of Poltekkes Kemenkes sorong from April to November 2021. The research instrument use questionnaire. The data was analyzed by converting the qualitative form to quantitative using Likert scale, and the mean score result was converted back to qualitative form. Feasibility analysis by calculating the score of the respondents’ assessment results compared to the ideal score. The results showed that the respondents strongly agreed that this product is feasible with feasibility percentage of 96.5%. Based on the results of the assessment, it is expected that this product can be used as a practical teaching aid and can improve students' skills in fundal height measurement. Further research is needed for the development of this practical teaching aids so that it can be used for a complete Leopold examination.
Pemberdayaan Remaja dalam Melakukan Skrining Pra Nikah Berbasis Aplikasi di Wilayah Kerja Puskesmas Malawili Kabupaten Sorong Sunaeni Sunaeni; Catur Anita Sari
AKM Vol 4 No 2 (2024): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v4i2.994

Abstract

Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dalam menurunkan AKI dan AKB adalah perawatan kesehatan dimulai sebelum terjadinya konsepsi, yakni masa remaja. Perawatan kesehatan prakonsepsi mengacu pada intervensi biomedis, perilaku, dan preventif sosial meningkatkan kemungkinan memiliki bayi sehat. Pengetahuan pasangan muda mengenai resiko menikah muda masih sangat rendah, didapatkan 43% masyarakat menikah muda. Hal ini merupakan hambatan dalam mewujudkan generasi penerus berkualitas yang dikhawatirkan dapat meningkatkan angka kesakitan ibu dan bayi serta komplikasi dalam tumbuh kembang anak. Tujuan pengabdian dapat memberikan edukasi kepada remaja khususnya siswa-siswi SMA agar memahami dan mampu melakukan secara mandiri skrining pranikah sehingga dapat mengidentifikasi kesiapan menikah sebagai upaya mencegah pernikahan dini. Sasaran pengabdian 75 remaja yang terdiri dari siswa/siswi SMA Negeri 2 Kabupaten Sorong. Pelaksana kegiatan antara lain: satu dosen, satu pranata laboratorium pendidikan, empat mahasiswa Jurusan Kebidanan. Metode kegiatan berupa pemberian edukasi pranikah berbasis aplikasi, meliputi persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil pengabdian terjadi peningkatan daya saing melalui perubahan pengetahuan dan ketrampilan melakukan skrining secara mandiri. Setelah pengabdian ini didapatkan tingkat pengetahuan baik sebanyak 77.33 %, dan ketrampilan skrining dalam kategori baik sebanyak 92 %. Diperlukan upaya secara terus menerus berkelanjutan dalam peningkatan ketrampilan remaja melakukan skrining kesiapan menikah dan peningkatan pemahaman dalam menjaga kesehatan reproduksi.