Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Indonesia’s Political Colours: From the New Order to Joko Widodo Sibarani, Rifka
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol 15, No 2 (2018)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.622 KB) | DOI: 10.24002/jik.v15i2.1696

Abstract

This study aims to examine the meaning behind the political colours in Indonesia. It uses Roland Barthes’ semiotics analysis. The results show that yellow is identified with the power of Golongan Karya Party which means oligarch wealth; red symbolises the intertwine association of the communism history and the labour movement in Indonesia with PDI Perjuangan; blue symbolises the values of patriotism and neoliberalist agenda for Susilo Bambang Yudhoyono: whereas the combination of red-white-black of Joko Widodo’s plaid shirt symbolises political progressiveness.
Tantangan Tata Kelola Kebijakan Perubahan Iklim di Indonesia (Studi Kasus: Komparasi Antara Penerapan Desentralisasi dan Multi-Level Governance) Sibarani, Rifka
Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia Vol 4, No 1 (2017): September
Publisher : Indonesian Center for Environmental Law

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.752 KB) | DOI: 10.38011/jhli.v4i1.50

Abstract

Temuan dalam studi ini menunjukkan bahwa desentralisasi merupakan tantangan kebijakan perubahan iklim di Indonesia, yang mana manghasilkan permasalahan, antara lain, koordinasi yang buruk di instansi pemerintah dan tidak ada keharusan hukum bagi pemerintah daerah dan kota untuk memberikan tingkat emisi mereka
Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Google Earth Engine Dan Citra Landsat 8 OLI: (Studi Kasus Kabupaten Belitung Timur) Ade Putri, Ruth; Sibarani, Rifka
JUPITER (Jurnal Penelitian Ilmu dan Teknologi Komputer) Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Penelitian Ilmu dan Teknologi Komputer (JUPITER)
Publisher : Teknik Komputer Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10070659

Abstract

Google Earth Engine (GEE) merupakan platform pemrosesan data spasial yang menerapkan sistem teknologi cloud computing. GEE mampu menghasilkan data dan informasi spasial permukaan bumi menggunakan satelit multi-temporal secara masif pada citra satelit dengan cepat, areal yang luas, dan akurat. Kajian ini bertujuan untuk menyajikan penerapan teknik cloud computing dari GEE dalam menentukan kelas jenis tutupan lahan di Kabupaten Belitung Timur. Citra Landsat 8 OLI (Operational Land Imager) digunakan dalam proses interpretasi citra berdasarkan periode pengamatan satelit tahun 2021 sampai 2023 dengan resolusi spasial 30 meter. Setiap tahap kajian diproses menggunakan instruksi dalam bentuk script yang dijalankan dengan sistem Machine Learning (ML) yang ada pada GEE. Teknik Classification and Regression Tree (CART) dipilih karena kemampuannya dalam menganalisis data secara cepat dengan tingkat akurasi yang baik. Dihasilkan 4 kelas tutupan lahan yaitu: vegetasi, badan air, penambangan timah terbuka, dan lahan terbangun. Nilai overall accuracy yang didapatkan mencapai 0.93 dan nilai kappa accuracy mencapai 0.81. Kajian ini memperlihatkan teknik pemrosesan citra berbasis cloud computing GEE yang dapat menghasilkan peta klasifikasi tutupan lahan Kabupaten Belitung Timur.