Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi Pada Anak Usia Sekolah Dasar di Desa Tingkeum Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar Wildan Seni; Nabila Dwi Putri; Andika Saputra; Rizalul Fahmi; Sayyida Nabila; Darwiyah Darwiyah; Hizqya Azzura; Dafiq Siddiq; Nadia Safira; Wardatul Jannah; Siti Rahmi; Safron Sory; Dea Amanda Fitria; Nailul Izzati; Reza Filfadri; Muhammad Khalis
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1277

Abstract

Setiap kali terjadi bencana salah satu kelompok yang menjadi korban adalah anak-anak, baik sebagai korban meninggal, korban luka-luka, truma akibat bencana, atau rasa kehilangan yang mendalam. Oleh karena itu mitigasi bencana untuk anak-anak, khususnya anak usia sekolah dasar sangatlah penting agar mereka memiliki kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman bencana. Salah satu bencana alam yang sering terjadi di Indonesia adalah gempa bumi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di Gampong Tingkeum, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar ditujukan khusus kepada anak-anak usia sekolah dasar yang berdomisili di lingkungan Gampong Tingkeum. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan anak-anak dalam menghadapi bencana gempa bumi serta memiliki keterampilan penyelamatan diri saat terjadi gempa bumi. Metode yang di lakukan melalui pemaparan materi menggunakan media power point dengan menampilkan gambar-gambar simulasi bencana gempa bumi, pelatihan teknik 3M (Menunduk, Melindungi, Megang) dan praktik langsung oleh peserta, untuk menilai kegiatan PkM ini di lakukan tanya jawab interaktif di awal dan akhir kegiatan dan juga pengamatan saat praktik. Dari kegiatan edukasi ini terlihat peningkatan pemahaman siswa tentang bencana gempa bumi dan peningkatan keterampilan peserta dalam mempraktikan teknik 3M. Kegiatan edukasi seperti ini sebaiknya dilakukan secara berkala dan berkesinambungan agar anak-anak memiliki kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana
Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) Pada Siswa SMA Negeri 1 Rundeng Kota Subulussalam Wildan Seni; Winanda Bako; Putri Ayu Sekar Wangi; Tiara Anggi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 11 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i11.3924

Abstract

Kecelakaan dapat terjadi kapan saja dan dimana saja, kecelakaan merupakan suatu kejadian yang terjadi secara mendadak sehingga mengakibatkan seseorang memerlukan penanganan dan_pertolongan secara cepat dan tepat. Tujuan penyelenggaraan kegiatan edukasi dan pelatihan ini adalah sebagai penguat keterampilan sehingga peserta mendapat bekal untuk dapat diaplikasikan kepada masyarakat. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa dan dosen prodi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Universitas Abulyatama dan sasaran dari kegiatan ini yaitu siswi SMA Negeri 1 Rundeng Kota Subulussalam. Kegiatan pengabdian di awali dengan presentasi dan tanya jawab dilanjutkan dengan simulasi dan praktek oleh peserta. Metode penilaian di lakukan dengan wawancara untuk mengukur pengetahuan peserta sebelum mendapatkan pelatihan, diakhir pelatihan akan dilakukan wawancara kembali untuk mengetahui sejauh mana perkembangan peserta setelah mendapatkan pelatiahn P3K, penilaian juga di berikan saat peserta mempraktekan kembali latihah yang sudah di contohkan oleh fasilitator. Dari hasil Dari pelatihan yang di laksanakan seluruh peserta mengalami peningkatan pemahaman tentang Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), peserta menjadi mengenal perlengkapan P3K dan fungsinya serta mengalami peningkatan keterampilan dalam penanganan korban kecelakaan. Kegiatan ini sangatbermanfaat bagi semua peserta yang hadir karena ini merupakan bentuk edukasi tentang P3K dan penanganan korban kecelakaan. Saran dari kegiatan ini adalah perlunya kegiatan PKM seperti ini dilaksanakan secara rutin dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan.