Samuel Lengkong
Sekolah Tinggi Agama Kristen Lentera Bangsa Manado

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peranan Roh Kudus Dalam Jaminan Keselamatan Samuel Lengkong
EUANGGELION: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Vol 3, No 1 (2022): Juli 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Lentera Bangsa Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61390/euanggelion.v3i1.41

Abstract

Di dalam perjalanan kehidupan dan iman kristen, keselamatan merupakan sebagai suatu hal yang sangat esensi dan krusial yang seringkali dibicarakan dan diperdebatkan. Syarat-syarat dan sejauh mana batas atau lingkup keselamatan yang diberikan oleh Allah kepada manusia, menjadi persoalan ketika dikaitkan dengan peranan Roh Kudus dalam menjamin keselamatan manusia. Tulisan ini bertujuan untuk mengungkapkan secara utuh mengenai peranan Roh Kudus dalam menjamin keselamatan orang-orang tebusan. Bahkan di dalam menghadapi berbagai isu gerakan antikris melalui teknologi yang dimasukan di tubuh manusia, yang dapat mengendalikan hidup manusia, sehingga dapat mengakibatkan hidupnya menyimpang dari Tuhan. Oleh sebab itu, penelitian ini akan mempertegas kepastian keselamatan melalui peranan Roh Kudus. Metode penelitian kualitatif yang digunakan oleh peneliti adalah penelitian kepustakaan. Hasil penelitian ini adalah bahwa Peranan Roh kudus terjadi secara aktif, dinamis dan sampai akhir, sehingga orang-orang tebsusan-Nya menerima kehidupan kekal Bahkan, dampak teknologi tidak dapat menggeserkan iman atau keselamatan orang-orang tebusan. Karena semuanya itu merupakan jaminan keselamatan oleh karena peranan Roh Kudus yang Maha Kuasa
Pengembangan Hermeneutika Schleiemacher Di Dalam Memahami Matius 12:31-32 Samuel Lengkong
EUANGGELION: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Vol 2, No 2: Januari 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Lentera Bangsa Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61390/euanggelion.v2i2.24

Abstract

In the history of the development of the Pentecostal and Charismatic churches there are a number of people who see the phenomena of the manifestation and infilling of the Holy Spirit mocking, laughing, insulting, and even saying heresy as the work of Satan. However, there are a number of testimonies for those who make fun of, laugh at, insult, and even say heresy as the work of Satan on the phenomena of the manifestation and infilling of the Holy Spirit to be faithful and truly in God, even receiving the fullness of the Holy Spirit. This paper aims to find the true meaning and understand Matthew 12:31-32 based on Friedrich D. E. Schleiemacher's parallelization and romantic approach to hermeneutics, so as to gain a valid and highly anticipatory understanding in the life of Christian faith. The qualitative research method used by the researcher is library research. The result of this study is that as a defense, Jesus challenged the Pharisees that if Jesus used the power of Satan in the name of the power of the Spirit of God, it meant that Jesus was blaspheming the Holy Spirit, then Jesus was ready not to be forgiven. The difference regarding the sin against the Son of Man will be forgiven, but the sin against the Holy Spirit will not be forgiven, does not indicate that there is a difference in degree between the Son of Man and the Holy Spirit. However, the difference lies in the nature of humans themselves, namely humans who are basically "evil"