James Mangaronda
Sekolah Tinggi Agama Kristen Lentera Bangsa Manado

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kecerdasan Emosi Dan Motivasi Pelayanan Gembala Bagi Pertumbuhan Iman Jemaat James Mangaronda
EUANGGELION: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Vol 3, No 1 (2022): Juli 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Lentera Bangsa Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61390/euanggelion.v3i1.43

Abstract

Menjadi seorang yang percaya kepada Tuhan Yesus ada syarat yang harus terpenuhi di dalam diri seseorang dimana syarat itu menuntut seseorang tersebut harus mengalami apa yang disebut dengan proses hidup orang percaya yaitu harus mengalami pertumbuhan iman. Jemaat yang terlihat mengalami pertumbuhan iman, membuktikan bahwa jemaat tersebut mulai bertumbuh menjadi jemaat yang dewasa, jemaat yang kuat dan sempurna. Pertumbuhan iman jemaat adalah salah satu dari tujuan Yesus membangun gereja-Nya di bumi ini. Jemaat yang bertumbuh imannya akan menjadi jemaat yang setia, bertanggungjawab dalam keyakinannya, dan takut akan Tuhan, serta mengasihi Tuhan dan sesama. Untuk mencapai tujuan ini, dibutuhkan seorang gembala dapat memberikan sepenuh hidupnya untuk melayani jemaat Tuhan yang Tuhan percayakan dengan penuh tanggungjawab dan pengabdian, bukan karena keterpaksaan, tapi dengan ketulusan dan kemurnian. Gembala adalah seorang yang memegang peranan yang sangat penting yang menentukan maju mundurnya suatu pelayanan.Lambatnya pertumbuhan iman jemaat, dikarenakan ada beberapa indikator penyebab sehingga mengakibatkan jemaat tidak mengalami perubahan hidup dan tidak dapat mengintegrasikan imannya dengan kehidupannya, dan faktor-faktor penyebab tersebut adalah emosi. Emosi merupakan motivator perilaku dalam arti meningkatkan, tapi juga dapat mengganggu perilaku individu. Karena itu, penting sekali bagi seorang gembala untuk menjaga kestabilan emosi dalam pelayanan. Faktor penyebab yang lain, yaitu motivasi pelayanan gembala. Melayani itu adalah hal yang sangat mulia dan banyak orang yang mengingini hal ini, tetapi yang menjadi persoalannya adalah “Motivasi” dari setiap pribadi. Apa yang menjadi motivasi seseorang akan menentukan hasilnya saat dalam pelayanan. Setiap orang mempunyai motivasi yang berbeda-beda. Apa yang menjadi motivasi seorang gembala dalam pelayanan? Motivasi pelayanan bukanlah suatu dorongan bagi seseorang gembala untuk membangun gaya hidup yang hedonis, konsumeris, dan materialis., tetapi sebaliknya, untuk kepentingan kerajaan Allah.
Peranan Pendidikan Agama Kristen Bagi Pemuda Kristen James Mangaronda
EUANGGELION: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Vol 2, No 2: Januari 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Lentera Bangsa Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61390/euanggelion.v2i2.30

Abstract

Christian Religious Education for Christian youth is a learning process from a Christian perspective to instill Christian values and cultivate youth minds with the word of God through the guidance of the Holy Spirit with various learning experiences, so that young people experience progressive spiritual growth that is getting deeper and deeper in knowing God through devotion to God, to the church, to society, to the nation and state. With the role of Christian religious education for youth, every Christian youth will realize that they are young people who have a responsibility to take part in bulding the nation and answer every problem faced by the church, the environment and the nation. Christian youth are the next generation and the strength of the church and nation therefore youth must be provided with adequate Christian religious education so that the identity of a Christian youth will be formed according to the word of God where they can be role models. So, the role of Christian religious education for Christian youth is to bring Christian youth into the fellowship of faith with the Lord Jesus in whom they are counted as His congregation who acknowledge and glorify Him at all times and in every place, become instruments in His hands and become salt and light for the church, environment, nation and state.