Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Concept Design Kapal Penumpang Guna Mengurangi Angka Kecelakaan Kapal Di Danau Toba Albert Gabriel Surbakti; A Syahruddin Kamil; Ir Berta Br Ginting; Yeddid Yonatan Eka Darma
Jurnal Teknologi Maritim Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Teknologi Maritim
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) - PPNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33863/jtm.v6i2.2725

Abstract

Danau Toba merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Danau Toba juga berfungsi sebagai prasarana transportasi dan perdagangan yang menghubungkan kabupaten-kabupaten yang berada di kawasan Danau Toba. Kecelakaan kapal yang terjadi di Danau Toba merupakan rentetan musibah pelayaran yang tercatat sejak tahun 1955 hingga 2018 dan selalu menimbulkan korban jiwa dan material yang tidak sedikit serta sering melibatkan kapal penumpang. Transportasi air adalah salah satu moda transportasi yang berperan penting dalam mendukung mobilitas di kawasan Danau Toba baik untuk sektor pariwisata maupun kegiatan ekonomi lainnya seperti perdagangan. Hal ini membuat sebagian besar roda ekonomi maupun wisata sekitar Danau Toba menjadi terhambat karena banyaknya angka kecelakaan kapal karena kapal penumpang yang berlayar di danau toba rawan terjadi kecelakaan akibat dari kapal tersebut. Untuk mengingkatkan keselamatan juga mengurangi angka kecelakaan kapal adalah dengan memperhatikan desain dan stabilitas dari kapal tersebut pada saat berlayar mengarungi Danau Toba. Pembuatan desain dilakukan dengan menentukan dimensi utama kapal dari kapal pembanding menggunakan regresi linear yang menghasilkan dimensi utama kapal LOA: 21m, LPP: 18.4m, B: 5,2m, H: 2,7m, dan T: 1m. Pada penelitian ini dilakukan 5 variasi model desain untuk menentukan bentuk lambung kapal yang paling bagus dari segi tahanan dan stabilitasnya. Dalam simulasi ini didapat bahwa variasi D memiliki tahanan terkecil dengan nilai tahanan 26,4 kN dan stabilitas dengan parameter nilai maksimal GZ paling besar yakni sebesar 55.9 derajat dan sesuai dengan kriteria IMO Regulation A.749(18). Sehingga dapat disimpulkan bahwa kapal ini memberikan keamanan dan keselamatan yang ditinjau dari stabilitas kapal yang masuk dalam kriteria.
ANALISIS KARAKTERISTIK TURBIN LURUS DAN TURBIN BENGKOK PADA PEMBANGKIT LISTRIK MIKRO HIDRO Albert Gabriel Surbakti; Anding Antonio Ananda Putra; Dimas Bagus Prayogo
Jurnal Inovasi Teknologi Manufaktur, Energi dan Otomotif Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Inovasi Teknologi Manufaktur, Energi, dan Otomotif
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/jinggo.v2i1.2023.39-48

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) adalah suatu pembangkit lisrik berskala kecil yang menggunakan air sebagai sumber energinya. Pada PLTMH, air digunakan sebagai penggerak turbin. Turbin tersebut berfungsi untuk mengubah energi yang tersedia menjadi energi mekanik. Salah satu sistem yang digunakan oleh PLTMH adalah mikrohidro vortex. Mikrohidro vortex menggunakan energi kinetik air yang membentuk pusaran yang akan menggerakkan sudu turbin. Untuk mendapatkan efisiensi turbin yang optimal, maka salah satu faktor yang dapat ditinjau adalah pemilihan profil atau model turbin yang sesuai. Dari kedua desain sudu turbin yang telah di uji coba, turbin bengkok memiliki coeffisien power lebih tinggi dibandingkan turbin lurus. Maka turbin bengkok dapat dikatakan sangat cocok untuk diaplikasikan pada pengembangan tekonolgi mikrohidro vortex, karena turbin ini memiliki efisiensi dan mampu bekerja di head yang rendah atau kecepatan aliran air rendah dengan menggunakan konsep hydro vortex. Cara kerja purwarupa pembangkit listrik mikrohidro dengan konsep hydro vortex menggunakan sistem sirkulasi dengan memanfaatkan air sebagai fluidanya. Air disedot oleh pompa dari pipa sirkulasi lalu dialirkan menuju penyelaras aliran dan masuk kedalam bak hydro vortex, didalam bak air akan mengalir menjadi pusaran dan memutar turbin kemudian di transmisikan ke generator sehingga menghasilkan daya. Kata Kunci: Pembangkit Listrik Mikrohidro, Hydro Vortex, Turbin.