This Author published in this journals
All Journal JAPB
Ferdinandus Daud
081238845720

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DIALOG ANTARAGAMA DALAM TERANG DOKUMEN ABU DHABI RELEVANSINYA BAGI UMAT BERAGAMA DI LINGKUNGAN SENHORA LAJARI GEGE Ferdinandus Daud
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/japb.v3i1.142

Abstract

Abstrak Konflik dan kekerasan di tengah keberagaman dunia dewasa ini cenderung bersumber dari truth claim (klaim kebenaran) masing-masing kelompok keagamaan. Penelitian ini melihat sejauh mana implementasi dialog antaragama dalam terang dokumen Abu Dhabi untuk membantu meningkatkan pemahaman dan kesadaran umat beragama di lingkungan Senhora Lajari Gege agar lebih inklusif lagi dalam membangun dan mengupayakan dialog antaragama. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pemahaman dan penghayatan umat beragama di lingkungan Senhora Lajari Gege tentang dialog antaragama untuk membangun persaudaraan manusia, perdamaian dunia dalam terang dokumen Abu Dhabi. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Lingkungan Senhora Lahari Gege Paroki Sanjuan Lebao mulai pada tanggal 01 Mei 20 Mei 2022. Teknik pengumulan data dalam penelitian menggunakan trigulasi yaitu, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan tenik analisis data dalam penelitian ada tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian mengatakan bahwa dialog antaragama dalam terang dokumen Abu Dhabi dan relevansinya bagi umat beragama di Lingkungan Senhora Lajari Gege adalah dialog antaragama yang dapat membantu meningkatkan kerja sama, mempromosikan budaya toleransi, mampu memberikan solusi masalah-masalah kemanusiaan dan menciptakan hubungan yang harmonis dikalangan umat beragama di Lingkungan Senhora Lajari Gege. Oleh karena itu dialog antaragama diharapakan diperhatikan secara serius dari berbagai pihak baik itu, pemerintah, lembaga agama, Gereja dan umat beragama demi mendukung dan merawat persaudaraan dan perdamaian antar umat beragama.