Fenomena dakwah banyak menyita perhatian para peneliti atau akademisi untuk diteliti. Tanpa terkecuali fenomena gerakan yang dilakukan oleh PMII Cabang Wonosobo sebagai representasi intelektual muda NU. PMII Cabang Wonosobo yang menganut asas Pancasila dan haluan ahulusunnah wal jama’ah serta pemahaman Islam yang inklusif, sikap kritis dan tindakan moderat menunjukan corak berbeda dengan organisasi kemahasiswaan yang lain dalam pemikiran maupun tindakan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan objek penelitian yaitu tindakan-tindakan yang dilakukan oleh PMII Cabang Wonosobo. Pengumpulan data dilakukan dengan natural setting (kondisi alamiah), sumber data primer dan teknik pengumpulan data lebih banyak pada observasi berperan serta (participan observation) dan wawancara mendalam (in depth interview). Metode analisis data menggunakan metode deskriptif-analitis atas sumber-sumber data atau informasi dari partisipan. Kemudian pola deduktif digunakan untuk menjelaskan data dari pengetahuan umum menuju fakta-fakta khusus pada tindakan yang dilakukan PMII Cabang Wonosobo. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendapatkan makna, motivasi dan menemukan model dakwah atas tindakan yang dilakukan oleh PMII Cabang Wonosobo. Temuan penelitian ini adalah pertama, sistem kaderisasi yang dibangun oleh PMII menjadi gerakan dakwah untuk membawa kader pada pemahaman Islam yang moderat, toleran, adil dan seimbang. Kedua, tradisi Islam yang dilakukan oleh PMII Cabang Wonosobo menjadi model dakwah yang menginspirasi kader untuk memahami hubungan yang korporatif antara Islam dan budaya. Ketiga, demonstrasi yang dilakukan PMII Cabang Wonosobo merupakan gerakan dakwah yang mengajak kepada penguasa atau pejabat pemerintah untuk bersikap adil dan berpihak pada kepentingan rakyat sesuai ajaran agama Islam.